oleh

500 Pendekar Siap Sambut Panglima TNI, Dalam Rapat Akbar Aktualisasi Resolusi Jihad di Pesantren Tebuireng

-Berita-211 Dilihat
foto/dok
JOMBANG-JATIM, SriwijayaAktual.comSebanyak 500 pendekar silat dan 100 kader santri bela
negara siap menyambut kedatangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo
dalam Rapat Akbar Aktualisasi Resolusi Jihad di Pesantren Tebuireng,
Sabtu (5/11/2016).

Pernyataan itu ditegaskan Ketua Panitia Rapat
Akbar, Abdul Ghofar, Jumat (4/11/2016). “Kedatangan Panglima TNI akan
disambut oleh ratusan pendekar dari Perguruan Silat NH Perkasya dan
Santri Bela Negara dari Lamongan. Ada 500 pendekar silat dan 100 kader
santri bela negara,” ujarnya.

NH Perkasya adalah singkatan dari
Nurul Huda Pertahanan Kalimat Syahadat. Sebuah perguruan pencak silat
asli Tebuireng yang berdiri sejak 2 November 1982. Pendirinya adalah M.
Lamroh Azhari, santri Tebuireng yang berasal dari Ponorogo. Saat ini, NH
Perkasya sudah tersebar di berbagai pelosok Indonesia.


Baca Juga Ini; INGAT !!! .. PB HMI Instruksikan Kader HMI se-Indonesia, Untuk Ikut Aksi 4 November Bersama Umat Islam Lainya

Kegiatan
Rapat Akbar juga akan dimeriahkan oleh pawai yang diikuti sekitar 1.200
orang. Mereka terdiri dari perwakilan berbagai organisasi daerah dan
perwakilan unit-unit pendidikan yang ada di Pesantren Tebuireng. “Juga
ada satu regu marching band dari Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya,”
ujarnya.

Acara yang terbuka untuk masyarakat umum ini dipastikan
akan makin semarak dengan hadirnya ratusan pemain rebana dan beberapa
grup drum band yang telah menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi.
“Puluhan kiai sepuh dan kalangan profesional juga menyatakan kesiapannya
untuk hadir,” imbuhnya.

Baca Juga Ini Guys; Peringatan G30S/PKI, Bendera Setengah Tiang Tidak Lagi Berkibar, Bagaimana Jika di Daerah mu??? ..

Para kiai sepuh, akademisi dan juga para
profesional Indonesia yang menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam
Rapat Akbar tersebut antara lain: KH Maimoen Zubair (Sarang, Jateng), KH
Anwar Manshur (Lirboyo, Kediri), KH Sholeh Qosim (Sepanjang, Sidoarjo),
KH Ali Akbar Marbun (Medan), Habib Sholeh Al-Jufri (Solo), KH A Zaim
Ma’shum (Lasem), KH Aziz Masyhuri (Jombang), KH A Hasib Wahab (Jombang),
Jenderal (Purn) Azwar Anas, dan para rektor dari berbagai perguruan
tinggi negeri di Jawa. (*)

Sumber, Berita Jatim

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya