oleh

9 Hal Seputar S*ks yang Wanita Wajib Tahu

-Berita-283 Dilihat
SriwijayaAktual.com – Waktu masih kecil, Anda mungkin banyak bertanya-tanya soal seks.
Namun, jawaban yang sering Anda dapatkan baik secara tersurat atau
tersirat adalah, “Itu urusan orang dewasa.” Akan tetapi, meskipun sudah
memasuki usia dewasa atau 20-an, masih ada saja pertanyaan seputar seks
yang belum terjawab. Bisa jadi ini karena Anda malu dan segan bertanya
pada ahli, tenaga kesehatan, atau orang-orang yang memiliki banyak
pengetahuan soal seks. Pasalnya, seks adalah topik yang sering dianggap
tabu oleh masyarakat. Apalagi kalau Anda adalah seorang wanita,
bertanya-tanya soal seks bisa membuat Anda diberi cap yang negatif.

Baca Juga: Cari Keberadaan Istri, Pas Ketemu Langsung “Jlebz! Jlebz”!

Pada
kenyataannya, siapa pun berhak mencari tahu soal “urusan orang dewasa”
itu. Entah pria maupun wanita. Keduanya sama-sama memiliki kebutuhan
seksual sebagai manusia, dan pada akhirnya keduanya juga akan sama-sama
melakukannya. Maka, sebaiknya wanita juga aktif mencari jawaban dari
berbagai pertanyaan seputar seks yang selama ini enggan diutarakan.
Salah satunya adalah dengan menyimak 9 jawaban seputar seks yang sering
dicari perempuan berikut ini: 
1. Bisakah pria mengetahui apakah saya masih perawan?
Tidak,
pasangan Anda tak akan tahu apakah Anda masih perawan atau tidak.
Pasalnya, keperawanan seorang wanita tidak bisa dinilai dari apakah
selaput daranya masih utuh. Selaput dara bisa saja sobek karena berbagai
hal, misalnya karena aktivitas fisik. Maka, meskipun selaput dara sudah
sobek, bukan berarti ia sudah tidak perawan. Keperawanan hanya bisa
dinilai dari apakah seorang perempuan pernah berhubungan seksual.

Baca Juga: CATAT !!! Ini 4 Kondisi Vag*na Yang Belum Pernah Kamu Ketahui Sebelumnya

Ada
juga anggapan bahwa seseorang masih terbukti perawan kalau saat pertama
kali berhubungan seks vaginanya berdarah. Hal ini hanya mitos belaka.
Pasalnya, setiap orang memiliki bentuk selaput dara yang berbeda-beda.
Ada yang memang sangat sensitif dan menutupi hampir seluruh vagina
sehingga akan berdarah ketika melakukan penetrasi vagina. Namun, ada
juga yang sangat tebal dan kecil sehingga penetrasi vagina tidak akan
menyebabkan robeknya selaput dara ataupun perdarahan.
2. Benarkah seks terasa sakit pertama kalinya?
Seks
seharusnya tidak terasa sakit, bahkan untuk yang pertama kalinya.
Namun, jika Anda merasa kesakitan saat pertama kali berhubungan seks,
hal itu bisa disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya, kurang pelumas atau
cairan di area kewanitaan, bercinta terlalu cepat, atau karena Anda dan
pasangan terlalu gugup. Bila Anda kesakitan, sebaiknya bicarakan dengan
pasangan dan carilah akar permasalahannya.
3. Apakah wajar jika wanita bermasturbasi?
Masturbasi adalah
hal yang umum dilakukan, baik oleh pria maupun wanita. Bagi wanita,
tindakan ini memang sering ditutup-tutupi karena menjadi tabu. Padahal,
memberikan rangsangan seksual bagi diri sendiri justru menjadi cara yang
baik untuk mengenal tubuh Anda. Banyak wanita mengaku bahwa masturbasi
justru bisa mendatangkan kepuasan seksual melebihi bercinta. Ini karena
saat bermasturbasi, wanita akan memberikan perhatian khusus bagi
area-area sensitif (G-spot) seperti klitoris. Sementara itu, saat
bercinta dengan pasangan biasanya area ini jarang menerima rangsangan.
Baca Juga: 4 Fakta Mengenai Kl*toris, Pasti Belum Kamu Ketahui, Nomor 4 Mengejutkan!
4. Apa itu orgasme?
Orgasme
terjadi saat Anda mencapai klimaks atau puncak kenikmatan seksual. Hal
ini biasanya ditandai dengan kontraksi pada rahim, vagina, dan anus
secara bersamaan selama beberapa detik saja. Wanita juga biasanya akan
memproduksi cairan vagina saat mencapai klimaks. Orgasme wanita
lebih jarang terjadi daripada orgasme pada pria. Bahkan, ada beberapa
wanita yang tidak pernah mengalami orgasme seumur hidupnya. Biasanya
memang penetrasi vagina atau anal tidak akan membawa wanita menuju
puncak kenikmatan. Banyak wanita mengalami orgasme justru dengan
memberikan stimulasi pada bagian klitoris, tanpa penetrasi.   
5. Berapa ukuran penis yang normal?
Setiap
laki-laki memiliki ukuran penis yang berbeda-beda. Menurut sebuah
penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Urology Study, ukuran
rata-rata penis yang tidak mengalami ereksi adalah 8 sentimeter.
Sementara penis yang sedang ereksi panjangnya rata-rata 12 sentimeter.
Sebagai perbandingan, rata-rata kedalaman vagina adalah sekitar 10
sentimeter.
6. Saya tidak tertarik tentang seks, apakah ini wajar?
Ada
beberapa wanita yang merasa enggan untuk membicarakan seks, menonton
film porno, atau membayangkan aktivitas seksual apa pun. Justru ketika
dibayangkan, yang muncul adalah rasa takut, risi, atau jijik.
Perasaan-perasaan ini bisa dipicu oleh berbagai hal. Misalnya, sedari
kecil Anda dididik bahwa seks merupakan topik atau hal yang harus
dihindari secara umum. Baik dari aktivitasnya maupun informasi seputar
seks. Mungkin juga Anda selama ini Anda melihat seks sebagai suatu hal
yang kotor dan tidak pantas. Bukan berarti bahwa ada yang salah dengan
diri Anda. Anda hanya belum membiasakan diri untuk menerima seks sebagai
suatu proses biologis yang lumrah.

Baca Juga: Apakah Benar .. Orgasme Jadikan Kulit Wanita Lebih Halus, Bercahaya dan Awet Muda? HHmmm .. Ini …

Selain itu, bisa
jadi Anda memang tidak tertarik tentang seks sama sekali. Orang yang
tidak memiliki ketertarikan terhadap hal-hal yang berbau seksual dikenal
sebagai aseksual.
Seorang aseksual bisa jatuh cinta dan bersikap romantis, tetapi tidak
melihat seks sebagai suatu kebutuhan biologis maupun sebagai ungkapan
cinta. Mereka tidak akan mendapatkan kepuasan apa pun dari seks.
Aseksual merupakan salah satu orientasi seksual, bukan penyakit,
gangguan mental, atau kecacatan apa pun.
7. Saya kecanduan seks, adakah yang salah dengan saya?
Bila
ada orang yang sama sekali tak tertarik dengan seks, ada juga yang
justru tidak bisa lepas dari hal-hal yang bersifat seksual. Obsesi
terhadap seks ini disebut sebagai kelainan hiperseksual. Gejalanya antara lain tidak puas meskipun sudah berkali-kali berhubungan seks, tak bisa mengendalikan hasrat seksual, terlalu sering masturbasi, kecanduan film porno,
sering berganti pasangan seksual, hingga melecehkan orang lain.
Hiperseksual bisa dikendalikan kalau Anda mencari bantuan profesional.  
Akan
tetapi, menikmati aktivitas seksual dan berfantasi soal seks tak lantas
menjadikan Anda seorang hiperseksual. Selama Anda masih bisa
mengendalikan diri dan hal tersebut tidak mengganggu Anda atau orang
lain, menyukai seks adalah hal yang sepenuhnya wajar.
Baca Juga: Ini Lho … 3 Posisi Favorit Pria dan Wanita Ketika ML
8. Apakah pria hanya akan terangsang dengan wanita bertubuh seksi?
Ada
banyak hal yang bisa membuat pria terangsang. Namun, bukan berarti
satu-satunya hal yang bisa membuat lelaki terangsang dan mendapat
kepuasan seksual adalah wanita bertubuh seksi. Setiap laki-laki memiliki
selera tersendiri soal wanita. Banyak pria akan merasa terangsang
ketika bersama wanita yang dicintainya, entah apa pun bentuk tubuh
wanita tersebut. Ada juga yang justru mendambakan wanita yang sedang
hamil atau wanita yang berusia jauh lebih tua darinya. Anggapan bahwa
hanya wanita seksi yang bisa membuat pria terangsang berangkat dari
berbagai iklan dan media yang gencar menampilkan wanita-wanita dengan
tipe tubuh tertentu sebagai simbol seks.

Baca Juga: Latihan Sederhana…Santai .. untuk Menambah Kekuatan Bercinta”

Lagipula,
bentuk tubuh tidak ada kaitannya sama sekali dengan performa seseorang
ketika bercinta. Seseorang yang tubuhnya seksi belum tentu bisa
memuaskan pasangannya secara seksual. Begitu juga dengan orang yang
tubuhnya tidak seperti bintang film porno, bisa jadi ia justru sangat
piawai ketika berhubungan seks.  
9. Bolehkah berhubungan seks saat menstruasi?
Beberapa
pasangan akan tetap berhubungan seks saat wanita menstruasi. Namun, hal
ini jatuh pada tangan masing-masing pasangan. Berhubungan seks ketika menstruasi
justru menjadi hal yang spesial bagi banyak wanita. Pasalnya, seks bisa
mengurangi kram perut dan mempercepat siklus menstruasi. Akan tetapi,
hati-hati karena seks saat haid bisa meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin. Maka, pastikan bahwa bercinta saat menstruasi tetap dilakukan dengan bijak. (Hellosehat)

Baca Juga Ini; Catat! Hamil di Usia 35 Tahun, Hati-hati Kelainan ……
 

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya