oleh

Abu Janda Tuding FPI Teroris Pakai Data TRAC, Munarman: Itu Laman Intelijen Zionis !!

-Berita-285 Dilihat

SriwijayaAktual.com – Sekretaris Umum FPI Munarman menyebut
aktivis sosial Permadi Arya alias Abu Janda ketinggalan informasi,
terkait laman daring Terrorism Research & Analysis Consortium.

Laman TRAC tersebut  yang menjadi dasar Abu Janda menyebut FPI masuk kategori organisasi teroris.
Munarman mengatakan, laman daring TRAC yang dijadikan dasar data argumentasi Abu Janda adalah abal-abal atau tidak jelas.

“Sumbernya tak jelas, laman abal-abal. Malas saya menanggapi buzzer
seperti dia. Kalau orang kurang update informasi maka yang ada
ngarang-ngarang kerjanya,” kata Munarman, Kamis (1/8/2019).

Munarman mengatakan, laman TRAC merupakan bagian dari jaringan zionis
internasional yang sengaja dibuat untuk membangun opini publik soal
teroris.

“Laman itu adalah bagian dari zionis internasional dan merupakan proyek
propaganda intelijen zionis Israel dan afiliasinya. Tugas utama dari
laman tersebut adalah membangun opini agar dimakan oleh media massa
sebagai sarana labelisasi kepada kelompok atau organisasi tertentu,”
ujar Munarman.

Munarman juga meminta agar masyarakat dapat melihat detail siapa saja orang yang berada di balik situs TRAC.

Ia menilai, justru TRAC sendiri yang merupakan pembuat teroris karena mudahnya melabeli suatu kelompok.

“Jadi jelas, justru TRAC itulah terror factory yang memproduk isu dan
rumor tentang teroris. Padahal dalam rilis resmi pemerintah AS sendiri
tidak pernah memasukkan FPI dalam daftar teroris,” ujarnya.
Dalam acara gelar wicara stasiun televisi swasta nasional, Permadi Arya
alias Abu Janda menuding FPI terkategorikan sebagai organisasi teroris
menurut laman TRAC.

Melalui akun Twitter pribadinya @permadiaktivis, Abu Janda juga kembali
menyebut FPI adalah organisasi teroris menurut laman daring
trackingterrorism.org. Ia bahkan sampai menautkan alamat laman tersebut
dalam unggahannya.

Abu Janda juga menyindir Sekretaris Umum FPI Munarman yang sempat membantah pernyataannya tersebut dalam satu acara yang sama.

Dalam unggahannya di Twitter, Abu Janda turut menyertai cuplikan tayangan ILC antara dirinya dengan Munarman.

“Pemerintah disalahkan karena @facebook & IG selalu hapus foto
Rizieq. Saya bilang itu karena FPI kategori Terrorist Organization oleh
TRAC lembaga pemantau terorisme dunia, Munarman panik lalu nuduh
@rudiantara_id @kemkominfo dalangnya. monggo di-RT TRAC:
https://t.co/ylxjd9dPjZ https://t.co/GMGHQDRgo9,”
tulis Abu Janda. [*]

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya