oleh

Ada Aksi Unjuk Rasa Lagi di PN Palembang, Tolak AW Noviadi Bupati Kab.OI Non Aktif Kembali Menjabat Bupati Kab. OI

-Berita-180 Dilihat
 Masa Aksi FPMPR di Halaman PN Palembang (13/9/2016)
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Puluhan orang dari Front Perjuangan
Mahasiswa Progresif Revolusioner  (FPMPR), aksi unjuk rasa Menolak AW
Noviadi Bupati Non Aktif Kabupaten Ogan Ilir (Kab. OI) Kembali Menjabat
Bupati OI, di PN Klas 1A Palembang, Selasa (13/9/2016).

Dalam
orasinya, koordinator lapangan, Suwardi, mengatakan, Pada 13 Maret 2016
lalu, Bupati OI AW. Noviadi alias Ovi digrebek oleh petugas Badan
Narkotika Nasional (BNN) Pusat, karena penyalahgunaan narkoba.


Ironis, penggrebekan ini  yang dilakukan sekitar 1 bulan, setelah OW.
Noviasi dilantik  menjadi Bupati OI dan sempat menjadi Grand Topik Utama
pemberitaanya diberbagai macam media. Sehingga membuat malu masyarakat
Sumsel, khususnya masyarakat Kab. OI.” Ujarnya.

Lanjut 
menurutnya Suwardi,  Pada 13 September 2016  hari ini,  ada agenda
sidang lanjutan putusan vonis  terdakwa AW. Noviadi oleh ketua majelis hakim,  FPMPR memberikan apresiasi
terhadap putusan PN Palembang pada sidang sebelumnya yang menghukum
terdakwa dengan rehabilitasi saja. Namun tidak serta merta jabatan
Bupati OI dapat  dikembalikan kepada terdakwa AW. Noviadi.” Ujarnya.

Selain
terdakwa AW. Noviadi telah melanggar UU Nomor:23 Tahun 2004 tentang
pemerintahan daerah pasal 29 1 ayat 2 huruf b “apabila kepala daerah
tidak melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap
secara berturut-turut selama 6 Bulan, pasal 29 1 ayat 2 hruf c “tidak
lagi memenuhi syarat sebagai kepala daerah atau jabatan kepala daerah,
pasal 29 1 ayat 2 huruf d “dinyatakan melanggar sumpah atau janji
jabatan kepala daerah atau wakil kepala daerah.” Bebernya Suwardi.

Sementara
itu, dalam orasi tuntutanya, Reza Fahlevie, mengatakan, menolak keras
mantan Bupati OI AW. Noviadi kembali menjabat sebagai Bupati
OI.”Katanya.
Selain itu, mendesak kepada aparat penegak hukum dalam
hal ini PN Palembang untuk memberikan hukuman seberat-beratanya.  Karena
seorang pemimpin itu harus dapat menjadi cerminan suritauladan bagi
masyarakat atau rakyatnya.”Ujarnya.

Bukan itu saja, FPMPR 
mendesak untuk mengusut dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)
terhadap terdakwa AW. Noviadi Bupati Kab. OI non aktiv. “Tandasnya Reza. 

Baca juga; Aksi Unjuk Rasa ASBUN; Hendak Jadi Apa Negara Ini, Jika Pemimpin Daerah Seorang Pemabuk !

Sementara itu,  pengunjukrasa diterima oleh Ketua Panitera PN
Palembang, Juli Astra SH MH, mengatakan, Memberikan apresiasi kepada
pengunjukrasa atas penyampaian aspirasinya yang dengan tertib dan aman.

“Akan
menyampaikan aspirasi pengunjukrasa kepada pimpinan. Namun perlu
diketahui, bahwa PN Palembang hanya sebatas proses hukum sesuai kasusnya
terdakwa ini dan untuk proses hukum selanjutnya apakah terdakwa akan
kembali atau tidak menjabat sebagai Bupati OI, itu adalah wewenang
Kemendagri.”Tuturnya.

Proses hukum dalam persidangan  terdakwa
AW. Noviadi bersifat terbuka,  sehingga mempersilahkan kepada
pengunjukrasa untuk turut dapat mengawal prosesi hukumnya.”Tandasnya.
(Art).

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya