oleh

AduhH!! Modus Baru Prostitusi Online, Siswi SMA Jadi Model Live Show Mesum

loading...
Ilustrasi

JAKARTA, SriwijayaAktual.com –  Polres Metro Jakarta Barat membongkar sindikat penyedia jasa live show mesum yang juga menjadi penyedia prostitusi online beromzet ratusan juta rupiah.
Patroli
Cyber Crime Unit Kriminal Khusus Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta
Barat berhasil mengendus keberadaan bisnis live show mesum yang begitu
rapi dan terorganisir dengan modus operandi membuat sebuah grup chat di
aplikasi pesan cepat (instan) Line bernama ‘SHOW TIME’.
Kapolres
Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, anggota
(member) grup tersebut bisa menikmati pertunjukan langsung (live show)
mesum yang diperankan oleh model perempuan atau model berpasangan yang
sudah dipersiapkan admin grup.
Ironisnya, terdapat anak di bawah umur yang masih tercatat sebagai pelajar SMA di antara model live show mesum tersebut.
Selain
melayani live show mesum, anak di bawah umur yang menjadi model ini
juga melayani praktik prostitusi daring atau prostitusi online yang
dipesan melalui admin grup.
“Sudah kami tangkap para pelakunya dan sedang dalam pemeriksaan intensif,” ungkap Hengki seperti dilansir Antara, Minggu (3/2/2019).
Kasat
Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan,
peran admin grup adalah seperti mucikari, mengatur transaksi prostitusi
daring. Admin menyediakan perempuan-perempuan yang bisa dipesan oleh
anggota grup dan menyiapkan lokasi transaksi.
“Praktik prostitusi
online kini sudah menjamur dengan beragam modusnya, sindikat penyedia
jasa live show secara online ini terbilang modus baru dari praktik
prostitusi online terselubung lainnya.” kata Edi.
Menurut
dia, dari hasil penyidikan unit Cyber Krimsus Satreskrim Polres Jakarta
Barat, anggota grup Line ‘SHOW TIME’ sudah mencapai 500 orang.
Ada
pula anggota yang membayar paket jasa layanan live show mesum sebesar
satu juta rupiah, ada juga yang lebih. Harga yang diberikan tergantung
dari admin alias mucikarinya dan paket layanan yang diminta oleh para
anggotanya.
“Admin grup ‘SHOW TIME’ mematok tarif beragam, mulai
dari 500 ribu hingga 1 juta rupiah per orang, tergantung dari paket
layanan yang diberikan admin.” katanya.
Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap lima orang tersangka, yakni SH (23), ZJ (23), WN (23), HAM (23) dan RM.
Kelima
pelaku diamankan bersama barang bukti berupa empat unit telepon
genggam, lima buah akun grup Line, empat buah akun Official Line, 30
lembar capture group Line, tiga unit CPU, tiga unit laptop serta satu
set perangkat LAN dan wifi. [*]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed