oleh

aduuh!! Website Prabowo-Sandi Dihacked

loading...

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Menjelang pemungutan suara Pemilu 2019, Anggota Dewan Pengarah Badan
Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengungkapkan bahwa
sejumlah aset web milik pihaknya telah diretas. Peretasan ini terjadi
dalam kurun waktu 15 April hingga 16 April 2019, pelaku peretasan
dilakukan dari berbagai negara. 
“Serangan dilakukan oleh professional hacker yang memiliki akses
terhadap lebih dari 80 ribu perangkat di lebih dari 20 negara. Ini
adalah salah satu serangan siber dalam bentuk DDoS terbesar dan terlama
di Indonesia,” kata Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, (17/4/2019)

Ia menjelaskan, Serangan DDoS ini di antaranya mengarah kepada situs
yang dikelola oleh BPN seperti www.prabowo-sandi.com dan www.okeoce.net
dengan puncak serangan terjadi pada tanggal 15 April dari pukul 19.00
WIB hingga 20.00 WIB.

“Dan saya baca di media bahwa aplikasi ayojagatps juga di serang,
aplikasi tps ini padahal aplikasi gerakan masyarakat untuk kawal TPS,”
ujarnya. 

Fadli mengatakan, mestinya aparat kepolisian yang mempunyai bagian cyber
unit dapat mengantisipasi cyber attack ini. Dia menduga, serangan siber
ini bagian dari operasi politik kekuasaan.

“Kita tahu dan kita akan tahu siapa yang melakukan ini. Termasuk ke
nomer nomer hp, menkloning, menkloning WhatsApp dan sebagainya, kemudian
menyebarluaskan fitnah, menyebarluaskan adu domba, saya kira ini cara
cara buruk dalam demokrasi,” ujar Fadli.

Dari hasil pembicaraan dengan tim BPN, Politikus Partai Gerindra itu
melihat ada keterkaitan dengan provider. “Saya kira ada satu provider
yang dominan, kalau tak salah dari Telkomsel yang agak dominan mengirim
itu menurut laporan yang kami terima,” ujarnya.

Baca Juga: nah dia!! Situs www.jurdil2019.org Diblokir, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR tersebut sangat meyakini serangan tersebut merupakan
ulah kekuasaan. “Yang mempunyai instrumen-instrumen seperti itu siapa?
kan hanya ada beberapa Lembaga saja, dan lembaga itu pasti lembaga
kekuasaan,” ujarnya. [viva]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed