oleh

Ahok itu Masalah Kecil, Masalah Besar adalah ‘Khilafah’

-Berita-208 Dilihat
Apel Kebangsaan GP Ansor Sidoarjo 3-2-2017, Hasl Editing dari foto Beritajatim

SIDOARJO-JATIM, SriwijayaAktual.com – Hujan deras tak menyiutkan niat ribuan anggota GP
Ansor Sidoarjo dalam mengikuti apel kebangsaan di depan Masjid Agung
Sidoarjo, Jumat (3/2/2017). Para peserta apel terus khidmat mengikuti
apel menentang sistem khilafah yang terus didengunkan oleh salah satu
kelompok ormas di Indonesia.

Hadir dalam apel kebangsaan itu,
Bupati Sidoarjo H. Saiful llah, Ketua Umum GP Ansor Pusat H. Yaqut
Cholil Qoumas, Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan, Ketua GP
Ansor Jatim H. Rudi Tri Wahid, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Muh Anwar
Nasir, Dandim 0816 Letkol (Inf) Fadli Mulyono dan tamu undangan lainnya.

“NKRI
harga mati. Pancasila adalah dasar Negara Indonesia. Jika ada yang
merongrong, kita ingatkan. Jika tetap tidak bisa, mari kita lawan,”
teriak orasi Ketua Umum GP Ansor Pusat H. Yaqut Cholil Qoumas.

Anggota
DPR RI dari PKB Dapil Jateng X itu menambahkan, saat ada gerakan
radikalisme dan gerakan mengusung sistem negara dibuat dengan khilafah.
Gerakan ini harus ditolak dan dilawan karena bisa mengancam NKRI.

Para
pahlawan dan para kyai yang mendirikan negara ini sudah berdasarkan
syariat, tidak ngawur atau lainnya. Ansor sebagai santri para kyai harus
berani melawan dan rela mati mempertahankan NKRI.

“Kyai-kyai
pendahulu kita mendirikan negara ini sudah melakukan pemikiran yang
mendalam dan matang setta juga sudah sesuai syariat. Jika ada yang
mencoba merubahnya, harus kita lawan, meski bertaruhkan nyawa,” tegas
Gus Tutut sapaan akrap adik Yahya Staquf itu.

Dia juga
menyinggung, untuk masalah gegaduhan yang tiga hari terjadi akibat ulah
salah satu calon terhadap Rois Aam NU KH Ma’ruf Amin, adalah masalah
kecil dan sudah ada yang mengurus di Jakarta.

Ansor mengecam ulah
atau perbuatan salah satu calon itu bukan dasarnya memusuhi dan
mendukung calon tertentu. Melainkan masalah muru’ah yakni masalah tidak
bagus yang terima atau menimpah kyai atau ulama, harus dikecam. Karena
kyai dan ulama panutan warga NU.

“Masalah gegaduhan ulah salah
satu calon, adalah masalah kecil. Justru ada masalah yang besar bagi Ansor,
adanya gerakan radikalisme dan sistem khilafah yang bisa mengancam
keutuhan NKRI,” papar putra almarhum KH Cholil Bisri itu.

Baca Juga Ini; Pendataan Para Ulama di Jombang oleh Polisi Bikin Resah Gelisah Para Kiyai

Pada
orasi Gus Ququt sapaan akrap Ketua Umum GP Ansor pusat itu, kembali
menegaskan, Ansor harus berani dan di barisan garda terdepan jika ada
gerakan yang mengancam NKRI. “Ansor secara tegas menolak gerakan
radikalisme dan gerakan yang merongrong keutuhan NKRI,” pungkasnya.

Dalam
apel kebangsaan ini ribuan anggota GP Ansor Cabang Sidoarjo juga
menyatakan ikrar kesetiaan menjaga NKRI yang di pimpin oleh Ketua GP
Ansor Cabang Sidoarjo H. Riza Ali Faizin, dan juga ada atraksi pecah
batu beton, pencak silat dari anggota Pagar Nusa dan anggota GP Ansor
Cabang Sidoarjo. [*]

Sumber, Beritajatim

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya