Pasang Iklan Murah disini
Berita  

Akhirnya Ditetapkan Jadi Tersangka, Ibu-ibu Pengeroyokan Guru SD di Gowa Ternyata Kakak Beradik

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga saat merilis kasus pengeroyokan guru SD di Gowa, pada Kamis (05/09/2019). Foto: Istimewa

GOWA-SULSEL, SriwijayaAktual.com – Kepolisian Resor (Polres) Gowa menetapkan tersangka baru dalam kasus
kekerasan di SD Negeri Pa’bangiang, Kecamatan Somba Opu. Jika sebelumya
polisi menetapkan dua kakak beradik, NV (20) dan APR (17) sebagai
tersangka pengeroyokan guru bernama Astiah, kini sang ibu, RA alias
Daeng Tongji (43) yang dijadikan tersangka.

Berbeda dengan kedua
putrinya yang menjadi tersangka kasus pengeroyokan guru, RA tersandung
kasus lain, tapi masih rangkaian aksi kekerasan di SD Negeri
Pa’bangiang. RA ditangkap polisi karena kasus kekerasan terhadap murid
SD berinisial MFA (11) yang disinyalir menjadi pangkal masalah
pengeroyokan guru. RA disinyalir sempat menganiaya anak itu.

Kapolres
Gowa, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan penetapan RA sebagai tersangka
dilakukan setelah melalui tahapan pemeriksaan. Terungkap, ibu pengeroyok
guru SD ini sempat menganiaya MFA dengan cara menjewer kupingnya,
Selasa lalu. RA kesal karena anaknya yang juga masih SD berkelahi dan
dipukul oleh korban.

Shinto menyebut kekerasan terhadap MFA dilakukan RA, mulai dari ruang
kelas sampai ke ruang guru. Sang murid itu dijewer telinganya dan
diseret sekitar 10 meter. “Korban ini dijewer mulai dari ruang kelas
hingga ke ruang guru. Barang bukti kami screenshoot postingan dan video
saat tersangka menjewer korban,” kata Shinto, Jumat (6/9/2019).
Rangkaian
aksi kekerasan di sekolah itu, bermula saat RA dan kedua anaknya, NV
dan APR mendatangi sekolah dan langsung bertanya kepada salah satu murid
di lapangan sekolah tentang pemukulan terhadap anak tersangka. Murid
tersebut lalu mengantar tersangka ke ruang kelas dan memanggil MFA.
Saat
MFA keluar dari ruang kelas, RA lalu menjewer kuping korban mulai dari
ruang kelas menuju ruang guru. Mengetahui korban dijewer lalu, guru
korban keluar dan bertanya alasan tersangka menjewer kuping korban dan
terjadi adu mulut antara Astiah dan tersangka. “Pasca dilakukan
pemeriksaan lalu RA ditetapkan sebagai tersangka pada 5 September 2019,”
paparnya.

Berita Terkait: Parah coy! Bu Guru Dikeroyok Orang Tua Siswa Saat Mengajar, Lihat Videonya

Shinto menambahkan jika kasus ini sangat merugikan
dunia pendidikan disamping itu berimplikasi terhadap psikologis anak dan
murid SD yang menyaksikan kejadian tersebut. [tyk/sindonews]
Spesial Untuk Mu :  Terungkap Video croOT Cantik Montok Berseragam PNS Jabar di Dalam Mobil