oleh

Akhirnya … Polisi Tangguhkan Penahanan Petani Majalengka

-Berita-323 Dilihat
Foto/Dok; Karsiman dan Dartam
BANDUNG-JABAR, SriwijayaAktual.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat menangguhkan penahanan ketiga petani asal
Kabupaten Majalengka yang diamankan saat unjuk rasa penolakan
pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat di Majalengka, Kamis pekan
lalu
“Ketiga tersangka kami tangguhkan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, KombesYusri Yunus, Kamis (24/11/2016).
Dia mengatakan penangguhan ketiga tersangka yakni Carsiman (45),
Sunadi (45), dan Darni (66), warga Desa Sukamulya, Kecamatan Kertajati
karena ada permohonan dari keluarga dan sejumlah unsur lainnya.
Bandara Jawab Barat dibangun atas usulan Pemda Jawa Barat untuk
menggantikan fungsi dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Bandara
menelan luas lahan hingga 1.800 hektare termasuk sawah-sawah milik para
petani.
Kamis pekan lalu, polisi menangkap para petani yang
mempertahankan tanah mereka yang terancam dirampas untuk proyek
pembangunan bandara internasional Jawa Barat.
Baca Ini; Mohon Dengarlah Suara Langit Ini Pak Presiden Jokowi

Menurut Yusri, pertimbangan lainnya, karena ketiga tersangka bersikap kooperatif dalam proses penyidikan polisi.
“Kami kabulkan penangguhan penahanannya karena mereka kooperatif kepada penyidik,” katanya.
Meskipun tidak ditahan, kata Yusri, ketiga tersangka tetap akan
kembali dipanggil oleh Polda Jabar untuk pemeriksaan kasus hukumnya.
“Akan kami panggil kembali untuk kepentingan penyidikan,” katanya.
 Baca Juga Ini; Petani Menangis Di Negeri Agraris
Direktur LBH Bandung sekaligus kuasa hukum ketiga tersangka, Arip
Yogiawan, menyambut baik keputusan Polda Jabar yang telah menangguhkan
penahanan tiga petani tersebut.
“Kemarin kami mengajukan upaya tidak penahanan, alhamdulillah sudah ditangguhkan,” katanya. (*) 

Sumber, antara

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya