oleh

Akhirnya Syofwatillah Mohzaib Memenuhi Panggilan’ Pemeriksaan Ditreskimum Polda Sumsel

-Berita-211 Dilihat
Foto/Ist; Syofwatillah Mohzaib (Kemeja Panjang Warna Biru)
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Anggota Komisi IV DPR RI Syofwatillah Mohzaib alias Opat akhirnya
memenuhi panggilan penyidik Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum
(Ditreskimum) Polda Sumsel, Kamis (15/9/2016).
Opat menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan
dan penggelapan uang senilai Rp2,5 miliar dalam kepengurusan surat HGU
milik Mularis Djahri, sebagai pelapor dan dicecar 37 pertanyaan oleh
penyidik.
Pantauan di lapangan, anggota dewan dari bidang pertanian, pangan,
maritim dan kehutanan ini datang ke Mapolda Sumsel mengenakan kemeja panjang warna biru serta bawahan hitam menggunakan mobil Toyota Fortuner BG 1760 PO.
Bersama tim kuasa hukumnya Opat langsung memasuki ruang Kanit III,
Reknata, pimpinan Kompol Suharno sekitar pukul 11.00. Pemeriksanaan
sempat dihentikan pada pukul 16.00 karena listrik padam. Baru kemudian
dilanjutkan pukul 17.15 saat listrik menyala.
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel
Kombes Pol Daniel TM Silitonga mengatakan, kedatangan Syofwatillah
memenuhi panggilan Polda Sumsel menunjukkan komitmennya dirinya yang
memang sudah berjanji akan datang ke Polda Sumsel pada 15 September 2016.
“Untuk pemeriksaan masih sebagai saksi
dengan sekitar 35 pertanyaan yang sifatnya masih umum. Selanjutnya akan
dilakukan evaluasi apakah sudah cukup atau perlu pemeriksaan lanjutan,”
katanya.
Sedangkan terkait penetapan tersangka, Daniel menuturkan pihaknya
belum dapat memutuskan karena masih harus menunggu hasil pemeriksaan
keseluruhan. “Pemeriksaan kita belum sampai ke sana (soal dugaan
keterlibatan mantan Marzuki Alie-red),” tuturnya.
Sementara itu usai menjalani pemeriksaan, Sofwatillah yang merupakan
politisi Partai Demokrat ini mengaku datang karena memenuhi panggilan
penyidik untuk diperiksa sebagai saksi.
“Sebagai warga negara yang baik dan patuh hukum untuk memenuhi
panggilan penyidik sebagai saksi. Lebih lanjut silakan tanya kepada lawyer saya,” katanya sambil menuju mobilnya yang sudah menunggu.
Sedangkan Sofhuan Yusriansyah, selaku penasihat hukum Sofwatillah,
tak banyak memberikan komentar ketika ditanya soal status kliennya
apakah akan ditingkatkan.
“Ditanya seputar itu-itu saja, kaitan yang dilaporkan pelapor, Insya
Allah tidak menjadi tersangka,” ujarnya sambil melambaikan tangan di
hadapan para awak media.
Baca juga; Izin Presiden RI Untuk Pemeriksaan Sofwatillah Mohzaib Sudah Turun., Polda Sumsel Siap Segera ….
Seperti diketahui, Sofwatilah dilaporkan Mularis Djahri ke Polda Sumsel melalui kuasa hukumnya Chailir Adjis, pada 1 September 2013 lalu.
Dalam pengaduan dengan nomor polisi LP-B/540/IX/2013, Opat dituduh
telah melakukan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp2,5 miliar
dengan menjanjikan dapat mengurus surat HGU milik korban pada 5 Agustus
2013.
Namun, sampai saat ini HGU tersebut tak kunjung selesai dan uang yang diduga telah diberikan hingga kini tak dikembalikan. (#osk/BP).

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya