oleh

AMPBB Gruduk Aksi Unjuk Rasa di Mapolda Sumsel, Terkait OTT Bupati Banyuasin Oleh KPK RI

-Berita-910 Dilihat
AKP CS Panjaitan Sedang Menerima Pengunjukrasa
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Belasan orang yang mengatasnamakan dan tergabung dalam
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Banyuasin Bersatu (AMPBB), melakukan aksi unjuk
rasa di  Mapolda Sumsel, Juma’t (9/9/2016),  terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi RI (KPK
RI) terhadap Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH, dugaan suap proyek DAK Dinas
Pendidikan Banyuasin.

Dalam orasi pernyataan sikapnya,
koordinator aksi, Legar Sebastian, mengatakan, mendukung KPK RI  dalam
membumihanguskan oknum koruptor di Kab.Banyuasin.

Selain itu,
meminta KPK untuk terus melakukan pengembangan serta mengungkap dugaan
ke ranah hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bagi oknum pejabat
yang terlibat.

Tambahnya Legar, meminta aparat penegak hukum
untuk mengusut atau mengungkap berbagai macam kegiatan proyek Pemerintah
yang terduga terjadi tindakan KKN di Pemerintahan Banyuasin.

“Selain
itu, meminta masyarakat Banyuasin untuk tidak terpecah belah oleh
isu-isu yang tidak jelas kebenaranya dan tetap mendukung suluruh
komponen birokrasi di Pemerintahan Kab.Banyuasin  untuk fokus bekerja
demi berjalannya  pelayanan publik masyarakat Banyuasin. 

Baca juga; Ini … Kronologi Penangkapan Yan Anton Ferdian Bupati Banyuasin oleh KPK RI
Sementara itu, pengunjukrasa diterima oleh  oleh Humas Polda Sumsel melalui PAUR Infodok, AKP CS Panjaitan, mengatakan, menerima aspirasi pernyataan sikap dari pengunjukrasa dan akan menyampaikan kepada pimpinan di Polda Sumsel sesuai bidangnya”.”Katanya. 
Meminta pengunjukrasa untuk bersabar dalam pengembangan kasusnya,  tersangka sekarang sedang atau  masih menjalani proses hukumnya oleh   KPK RI di DKI Jakarta. “Pihak Polda Sumsel melalui bidang Tipikor saat OTT juga ikut terlibat membantu KPK RI.”Tandasnya. (Art).

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya