Pasang Iklan Murah disini
Berita  

Antasari Azhar jadi Penasihat Tim Advokasi Firman Wijaya hadapi Laporan SBY ke Polisi

Istimewa

JAKARTA, SriwijayaAktual.comPerseteruan antara Presiden ke-VI RI Susilo Bambang
Yudhoyono dengan pengacara Firman Wijaya, kian menarik. Hal itu setelah
mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) Antasari Azhar menjadi penasihat tim advokasi Firman Wijaya yang
dilaporkan oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait
pencemaran nama baik ke polisi.
“Bentuk dukungan Antasari Azhar kepada Firman Wijaya adalah bersedia
menjadi penasihat tim advokasi,” kata koordinator tim penasihat hukum
Firman Wijaya Boyamin Saiman, dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip Antara, Sabtu (10/2/2018).
Dia menyatakan, Antasari Azhar dibutuhkan tim atas keahlian dan
pengalaman mantan jaksa senior ini dalam menghadapi tuduhan pencemaran
nama baik tersebut. Menurutnya, Antasari Azhar pasti mampu membedah
unsur-unsur pasal pencemaran nama baik yang diatur KUHP pasal 310 dan
311 karena senyatanya Firman Wijaya tidak pernah menuduh SBY terlibat korupsi KTP elektronik.
 “Firman Wijaya tidak pernah terucap kalimat menuduh SBY terlibat korupsi e-KTP,” katanya.
“Kami yakin apa yang disampaikan Firman Wijaya terukur dan tidak
memenuhi unsur pencemaran nama baik, dan Antasari pasti bisa banyak
membantu bahwa Firman Wijaya tidak memenuhi unsur pencemaran nama baik
sehingga penyelidikan kepolisian dihentikan,” imbuhnya.
Sebelumnya, puluhan pengacara dengan koordinator Boyamin Saiman akan
mendampingi Firman Wijaya yang dilaporkan mantan Presiden RI Susilo
Bambang Yudhoyono dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Berita Terkait: SBY: ‘Saya Lakukan Jihad Keadilan, Ku Tunggu Ujungnya Sampai Kapan pun’!!

“Hasil pembicaraan saya dengan Firman Wijaya hari ini, disepakati
saya ditunjuk untuk menjadi koordinator kuasa hukum Firman Wijaya dalam
menghadapi pelaporan ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama
baik,” kata Boyamin Saiman di Jakarta, Rabu (7/2).
Ia menegaskan penunjukan ini diterima semata-mata yakin bahwa Firman
Wijaya menjalankan tugas profesinya untuk menggali semua fakta yang
terkait dengan kasus KTP-el dalam rangka membela kliennya yang
jelas-jelas dilindungi UU Advokat.
“Saya yakin Firman Wijaya tidak bersalah dalam menjalankan tugas profesinya,” ujarnya lagi.
Menurutnya, untuk memperkuat tim, telah menyiapkan advokat partner
dari Kantor Boyamin Saiman Law Firm Jakarta dan Kartika Law Firm
Surakarta. [*]

Baca Juga: Ketua KPK sebut, Belum Temukan Bukti Ganjar Terima Uang Mega Korupsi e-KTP


Spesial Untuk Mu :  Adik Bungsu Olga dan Billy Syahputra Heboh! Dikabarkan Jadi Tukang Parkir