Bagaimana Menstimulasi Agar Anak Cerdas? Moms Harus Tahu nih!

Berita358 Dilihat
Talk Show Taman Prestasi Generasi Maju bersama SGM Eksplor. (Suara.com/Silfa Humairah)

SriwijayaAktual.com – 5 Tips Stimulasi agar Anak Cerdas, Moms Harus Tahu Nih!

Stimulasi yang tepat sejak dini
dapat meningkatkan kecerdasan anak.  Menurut seorang dokter spesialis
anak di Indonesia, Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani S PSi,
M,Si, Psi, bahwa kecerdasan seorang anak dipengaruhi oleh dua faktor
yang saling berkaitan, yaitu orang tua dan lingkungan.
Seorang anak yang memiliki orangtua yang cerdas akan menjadi anak yang cerdas juga apabila didukung oleh stimulasi sejak dini.
“Stimulasi dini adalah rangsangan yang
dilakukan sejak bayi baru lahir (sebaiknya sejak janin usia enam bulan)
untuk merangsang semua sistem indra pendengaran, penglihatan, perabaan,
pembauan, dan pengecapan. Stimulasi dini hendaknya dilakukan setiap
hari,” katanya dalam talkshow Taman Prestasi Sahabat Generasi Maju peringari Hari Anak Nasional yang digelar SGM Eksplor.
Apa saja sih stimulasi yang penting ditanamkan agar anak cerdas? berikut tips yang bisa moms lakukan menurut Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani S PSi, M,Si, Psi saat bayi di bawah tiga tahun (batita):
1. Sibukkan kegiatan non
gadget seasyik mungkin bersama anak, dengan mengenalkannya interaksi
yang menyenangkan. Sehingga dapat mengurangi risiko kecanduan gadget
pada anak sejak dini.
2. Sering ajak anak mengobrol, membacakan buku untuknya hingga mengenalkan warna-warni. 
3. Ajak anak bermain dengan teman seumurannya dengan kegiatan yang aktif seperti di taman bermain untuk melatih sosialnya. 
4. Mulai kenalkan angka, kemampuan berkomunikasi dan berbahasa, kecerdasan musikal, gerak, visuospasial, seni rupa, dan lain-lain.
5. Stimulasi sebaiknya
dilakukan setiap kali ada kesempatan berinteraksi dengan bayi atau
balita. Anda tentu dapat melakukannya kapan saja, misalnya ketika
memandikan bayi, mengganti popok, menyusui, menyuapi makanan, dan
lain-lain.
Stimulasi supaya anak cerdas harus
diberikan dalam suasana yang menyenangkan. Jangan memberikan stimulasi
secara terburu-buru dan dengan paksaan. Jangan memaksakan kehendak Anda,
misalnya ketika bayi sedang ingin bermain hal yang lain.
Rangsangan emosional yang negatif seperti
sedang marah atau bosan akan diingat oleh anak sehingga menimbulkan
ketakutan pada anak Anda. Agar anak cerdas dan berkembang dengan baik,
berikan stimulasi dini dengan penuh kasih sayang dan kegembiraan. Karena
ibu yang cerdas dan bahagia tentu akan membuat anak cerdas dan periang
pula. [suara]

Komentar