oleh

Bambang Soesatyo: Tak Dukung Jokowi, Ketua Umum Golkar Terpilih akan Disikat

-Berita-276 Dilihat

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Politisi Partai Golkar Bambang
Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa dukungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi)
hingga 2024 adalah mutlak alias sudah harga mati. Hal itu merupakan satu
dari lima aspirasi pengurus Golkar di berbagai daerah. Karena itu,
siapa pun yang terpilih menjadi ketua umum dalam Musyawarah Nasional
(Munas) nanti tak boleh mengkhianati aspirasi tersebut.

“Kalau ketua umum nantinya deny (mengingkari), tentu akan kita sikat di
tengah jalan. Kami punya mekanisme untuk itu,” kata Bambang kepada tim
Blak-blakan detikcom.

Bambang yang juga Ketua DPR RI ini mengklaim dukungan mutlak kepada
Jokowi merupakan satu dari lima aspirasi sejumlah pengurus daerah yang
dititipkan kepadanya.

Empat aspirasi lainnya adalah harapan agar Ketua Umum Partai Golkar
mendatang dapat mengelola keuangan secara transparan. Juga agar
menghapus pengurus berstatus plt (pelaksana tugas), mengisi DPP oleh
anak-anak muda, dan melanjutkan tradisi jabatan ketua umum hanya satu
periode.

Secara implisit, politisi yang biasa disapa Bamsoet itu mengkritik gaya
kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto saat ini. Ia merujuk Aburizal
Bakrie, yang saat memimpin Golkar disebut royal dan sangat perhatian
kepada para pengurus daerah.

Setiap bulan DPP memberikan bantuan dana untuk pengurus DPD I dan DPD II
untuk biaya listrik dan operasional lainnya sekitar Rp 5 juta hingga Rp
25 dan Rp 50 juta. “Kalau sekarang saya tidak tahu, silakan tanya ke
pengurus daerah,” kilahnya.

Bamsoet juga merujuk Akbar Tanjung di awal reformasi yang kerap menyapa
dan menemui langsung para pengurus di berbagai daerah. Karena itu,
meskipun Golkar menghadapi ancaman pembubaran oleh penguasa, akhirnya
Golkar bisa memenangi pemilu. “Badai di masa Bang Akbar Tanjung itu
lebih dahsyat, tapi dia rajin ke daerah,” ujarnya.

Bamsoet mengisyaratkan akan maju untuk menantang Airlangga memperebutkan
kursi ketua umum. Dukungan dari sejumlah daerah terus berdatangan,
termasuk dari beberapa sesepuh partai berlambang pohon beringin itu. Dia
berjanji akan resmi menyampaikan deklarasi pada waktunya dan akan
menemui Airlangga sebagai wujud kesantunan politiknya.[dtk]

Komentar