Pasang Iklan Murah disini
Berita  

Bawaslu Tidak Temukan Pelanggaran Deklarasi #2019GantiPresiden, Silahkan Saja!

foto/istimewa/dok

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  — Anggota Badan Pengawas Pemilu Rahmat Bagja menyatakan,
Bawaslu sejauh ini tidak menemukan adanya unsur pelanggaran terkait
massa #2019GantiPresiden yang hendak menyelenggarakan deklarasi di Taman
Aspirasi, Jakarta Pusat, Ahad (6/5/2018) besok.
Nggak masalah kalau deklarasi-deklarasi. Nah, ini
kami minta apapun deklarasinya, mau ganti, tetap dua periode, silakan
saja,” kata Rahmat di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5/2018), dikutip dari republika.co.id.
Namun,
dia mengingatkan, massa yang menyelenggarakan deklarasi
#2019GantiPresiden agar tidak menggunakan atribut partai politik
tertentu. Jika hal itu dilakukan, maka massa #2019GantiPresiden dianggap
melanggar peraturan pemilu.
“Tapi kalau sudah terlibat parpol,
parpol ikut dalam deklarasi tersebut, itu kampanye di luar jadwal.
Karena kampanye di September nanti,” kata dia.
Rahmat memandang, agenda deklarasi bentuk kebebasan berpendapat.
Deklarasi itu, bukan untuk memaksa orang lain untuk ikut mengikuti
pendapat deklarasi.
“Jadi tidak ada arahan untuk orang ikut dengan
pendapatnya atau menghina orang lain, kita harap tidak ada ketegangan
di masyarakat,” ujar dia.

Berita Terkait: Aparat Polisi Bakal Bubarkan Deklarasi #2019GantiPresiden

Ketua Komisi Pemilihan Umum
Republik Indonesia (KPU RI) Arif Budiman sependapat dengan Bawaslu RI.
Dia tidak mempermasalahkan deklarasi yang dilakukan massa
#2019GantiPresiden. Hanya saja, KPU akan mempermasalahkan jika deklarasi
diwarnai unsur fitnah.
“Yang dilarang kan kalau sudah mulai memfitnah, menghina, itu enggak boleh ada UU sendiri. Terkait UU Pemilu, apabila kekuatan tersebut ada kampanye karena masa kampanye belum datang,” tegas dia. [*]

Spesial Untuk Mu :  Duh!! Bendera Indonesia Berkibar di Parade LGBT 2019