oleh

Begini Cara Unicorn Habisi Produk Lokal Indonesia

-Berita-432 Dilihat
Ilustrasi

Penulis: Amri Piliang

KOLOM PEMBACA, SriwijayaAktual.com –  Business Online sedang merajalela, Unicorn sedang hangat dibahas setelah
debat Pilpres kedua bergulir. Sayangnya, banyak yang tidak faham dengan
dampak berbahaya unicorn, apalagi jika pemerintah masih menutup mata
akan kedunguannya. Bahkan banyak yang menertawakan, ketika Prabowo
menyebut Unicorn membawa keuntungannya ke luar negeri.

Seorang warganet tamatan sekolah bisnis di Inggris secara gamblang
membongkar rencana China menghancurkan Usaha Kecil Menengah (UKM)
Indonesia melalui unicorn lokal berbentuk marketplace atau situs jual
beli.

Marketplace memilki data transaksi seller, produk mana saja yang laris,
dari situ mereka akan mengembangkan produk sendiri. Sudah cukup sering
kejadian, produk laris UKM tiba-tiba muncul kloninganya dengan harga
lebih murah karena dari luar alias impor.

Yang lebih gila, barang-barang import dari China tersebut dikirim ke Indonesia tanpa ongkir!

Dan hasilnya, 94% barang yang dijual di marketplace sekarang adalah
impor. Jangan terlalu lugu mempercayai informasi bahwa marketplace ada
untuk menguntungkan UKM (kecuali beberapa)

Sayangnya lagi, banyak para milenial yang bangga menjadi importir segala
barang dari China. Mungkin saat ini bisa bertahan, tapi itupun juga
tidak akan lama, karena tahap selanjutnya seller-seller luar akan banyak
direct selling ke market indonesia. Jadi jangan heran kalau nanti akan
banyak seller dari tiongkok misalnya, jualan di lazada atau tokopedia.
Barang langsung dikirim dari sana dengan ongkir murah bahkan gratis.

Kok bisa murah? Itulah pintarnya Tiongkok, mereka punya program OBOR
(One Belt One Road) alias jalur sutra abad 21, ngeri dan ciamik
strateginya. Sialnya, pemerintah kurang aware ya dalam geostrategi gini
yah. Barang marketplace 94% impor aja, Kemendag baru sadar akhir-akhir
ini. 😅

Kalau anda brand owner lokal, pertimbangkan bijak apakah perlu memakai
kanal marketplace. Kalaupun iya, jangan jadikan itu jangka panjang, yang
pegang database buyer mereka. Anda harus mulai membangun kanal
penjualan yang dimana database buyer anda yang pegang.

Sekedar informasi Alibaba telah mengakuisisi LAZADA senilai USD 3,5
Milyar. TOKOPEDIA senilai USD 1,1 Milyar. Sementara SHOPEE yg menjadi
pesaing TOKOPEDIA dan LAZADA di 3 besar marketplace yg paling banyak
penggunanya di negeri ini di miliki oleh Chris Feng dari Singapura.

Data dari Bank Indonesia, total nilai transaksi marketplace di Indonesia
adalah Rp. 75 Trilyun hanya pada tahun 2017 saja. Dengan jumlah
konsumen 24,7 jt orang. Untuk tahun 2018, mencapai 100 Trilyun dengan
persentase produk asing 94% dan produk lokal hanya 6%.

Tahukah anda bagaimana mereka memperlakukan pasar kita yg sangat besar
itu?. Istimewa, Milyaran dollar mereka telah dan siap kucurkan lagi
untuk menguasai pasar e commerce kita. Ya, Di seluruh negara ASEAN,
Indonesia adalah pasar terbesar, bahkan mencapai 87% dari total pasar e
commerce Asia Tenggara.

Melihat kenyataan ini, sungguh miris rasanya. Kita di serang dan di
kuasai dr berbagai arah. Darat dan Udara, dunia Nyata dan Maya. Tambang
kita, infrastruktur, Pengairan kita, Pembangkit listrik kita, kebun
kita, tanah kita, perumahan kita, dan kini e commerce kita.

Dan yang lebih lucu adalah Pemerintah memberi jalan tol kepada mereka.
Jalan tol beneran, dan jalan tol kebijakan utk menguasai pasar kita.

NGERI… KITA..Jadi penonton saja.. Marwah NKRI dikuasai Asing…

Ayo kita munculkan lagi gerakan belanja di warung sebelah!
Share agar yg lain ikutan melek informasi dan SADAR CINTA NKRI SEJATI..

Berita Terkait: Nah lho, Empat Unicorn Indonesia Diklaim Milik Singapura

Saudara2ku sebangsa dan setanah air, nengingat semua ekonomi sudah
dikuasai asing dan membanjinya barang2 import, mari belanja untuk
kebutuhan hidup masing2 keluarga benar2 yang sangat dibutuhkan
(tinggalkan barang import seperti buah luar negri dan lainnya) dan
berbelanjalah pada sesama saudara2 kita sendiri/pindah dari yang ber ac
ke pasar tradisional. Semoga Allahu Rabbi memberikan keberkahan pada
kita semua, Aaamiiin ya Raab.. (*)

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya