Berhadapan dengan Mahasiswa Generasi Z, Kompetensi Dosen Harus Berkembang Lebih Baik

Berita107 Dilihat
Ilustrasi

DI-YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com – Sistem pembelajaran secara daring atau “e-learning” di perguruan tinggi harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi dosen.
“Dosen
harus meningkatkan kompetensi keilmuan serta melakukan inovasi metode
pembelajaran karena mahasiswa yang dihadapi dosen saat ini adalah
mahasiswa generasi milenial dan generasi Z,” kata Menteri Riset,
Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir di Fakultas Bahasa dan
Seni (FBS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Yogyakarta, Sabtu
(2/2/2019).
Pada peresmian gedung baru Proyek Islamic Development Bank (IsDB) 7
in 1 UNY, Nasir mengatakan peningkatan kualifikasi dan kompetensi dosen
pada era disrupsi inovasi saat ini sebagai kebutuhan penting.
“Pada era disrupsi inovasi, perguruan tinggi ditargetkan untuk
melakukan pembelajaran sesuai dengan perkembangan teknologi dan selalu
meningkatkan kualifikasi dan kemampuan para dosennya agar dapat bersaing
dengan bangsa lain,” katanya.
Menurut dia, dosen yang berkompetensi dan selalu sadar akan
perkembangan ilmu di negara lain akan membuat mahasiswa lebih kompetitif
dalam menyejahterakan masyarakat.
“Kita harus bisa melakukan evaluasi diri, ada di mana posisi kita
dibandingkan dengan negara lain, sehingga hal ini bisa dimanifestasikan
kepada para mahasiswa agar mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih
bermakna bagi kemajuan dan kesejahteraan Bangsa Indonesia,” kata dia.
[akrt/antara]

Spesial Untuk Mu :  Mahathir: Malaysia Mestinya Meminta Kembali Singapura dan Kepulauan Riau, karena Itu Tanah Melayu

Komentar