oleh

BPLS Dibubarkan Presiden RI Jokowi, Ini Kata Pakde Karwo …

-Berita-199 Dilihat
Gubernur Jawa Timur  Soekarwo (net)

SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo meminta masyarakat korban lumpur Lapindo di
Sidoarjo tetap tenang menyikapi pembubaran Badan Penanggulangan Lumpur
Lapindo (BPLS) oleh pemerintah pusat.

Ini merupakan hal yang
tidak perlu dikhawatirkan. “Tujuan dibubarkannya BPLS adalah agar
lembaga yang menangani Lapindo tidak terlalu banyak dan untuk efisiensi.
Kewenangan BPLS selanjutnya akan ditangani Kementerian Pekerjaan Umum,
karena menurut hitungan para ahli kelembagaan yang mengurusi dampak
lumpur Lapindo tidak perlu sebesar itu,” kata Pakde Karwo (sapaan akrab Soekarwo Gubernur Jatim) di Istana
Presiden menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (14/3/2017) melalui rilis
yang diterima, seperti yang dilansir  beritajatim.com.

Pakde Karwo
mengimbau, agar masyarakat tidak khawatir dengan adanya pembubaran BPLS.
Ini karena penanganan akan tetap sama. Semua aspirasi masyarakat akan
ditampung oleh Kementerian PU agar bisa diselesaikan.

“Masyarakat tidak akan ada yang dirugikan,” ujarnya. Pakde Karwo juga
menjelaskan tugas dari Kementerian Pekerjaan Umum nanti dalam hal
penanganan Lapindo hampir sama dengan BPLS. 

Berita Terkait: Presiden RI Jokowi Bubarkan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo

“Sebelumnya yang
menangani Lapindo adalah sebuah tim seperti Gubernur, Pangdam dan
Kapolda. Setelah pembubaran BPLS, yang menangani adalah Menteri PU yang
secara khusus menangani Lapindo,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri
Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menuturkan surat presiden mengenai
pembubaran BPLS tidak perlu dipermasalahkan. Semuanya keputusan sudah
melalui perhitungan matang, termasuk agar sisa sisa bencana lumpur
Lapindo tetap bisa ditangani secara efektif. [*]



Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya