oleh

Bupati Banyuasin Terjaring OTT Oleh KPK RI, Himpunan Mahasiswa Banyuasin Angkat Bicara !!!

Pengurus HIMBA Usai Rapat Pengurus (9/9/2016)

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com
– Himpunan Mahasiswa Banyuasin (HIMBA) yang merupakan organisasi kemahasiswaan
sekaligus tempat bernaungnya seluruh mahasiswa banyuasin yang tersebar di
beberapa perguruan tinggi Negeri maupun Swasta khususnya di Kota Palembang akttif
mengikuti perkembangan pembangunan di Kabupaten Banyuasin. 
“Dalam mengikuti perkembangan
informasi Pemerintahan Kabupaten  banyuasin akhir-akhir ini, tepatnya Tanggal 4 September 2016,  HIMBA dan 
seluruh masyarakat Kabupaten Banyuasin merasa sangat terpukul sekaligus
malu dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) orang nomor  1 di Kab. Banyuasin.” Ujarnya  ketua umum HIMBA Pandji Gribaldi kepada
SriwijayaAktual.com – usai menggelar rapat pengurus HIMBA di salah satu kampus
Perguruan Tinggi Swasta di Kota Palembang,  Juma’t (9/9/2016).
Dalam kesempatan
tersebut,  Pandji pangilan akrabnya ini,  sangat mengapreasiasi pihak KPK RI dan yang
diperbantukan POLRI dengan kinerja dengan menangkap orang nomor  1 di Kab. Banyuasin melalui OTT.”Ungkapnya. 
Lanjutnya  Pandji,  dalam waktu dekat pihaknya  akan mengumpulkan seluruh mahasiswa Kab. Banyuasin
yang bertujuan untuk mencari solusi atau  dengar pendapat antar
sesama mahasiswa Banyuasin, langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan
sebagai bentuk keprihatinan mahasiswa terhadap perkembangan Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Banyuasin apabila kepala daerahnya terjerat hukum yang
otomatis secara tidak langsung  akan
dapat  menghambat pembangunan di
banyuasin.”Tandasnya.
Sementara itu dalam
kesempatan yang sama hadir juga mantan ketua umum HIMBA periode 2013- 2015, April
Yadi, S.Pd, menambahkan,  bahwa Mahasiswa
Kab. Banyuasin harus terus mengawal proses hukum yang menjerat Bupati Banyuasin,
agar proses hukumnya tidak ada penyimpangan.”Katanya. 
Selain itu, mahasiswa Kab.
Banyuasin harus segera berkoordinasi dengan berbagai elemen mahasiswa atau
elemen sosial lainya di Kab.banyuasin untuk segera melakukan tindakan terkait
apa yang terjadi di Kabupaten Banyuasin.
“Mahasiwa Kab. Banyuasin
juga   meminta KPK dan Mendagri agar segera
memberikan kejelasan hukum terhadap status Bupati Banyuasin, apabila terbukti
bersalah, maka  pihaknya 
mendesak Mendagri memecat secara tidak hormat Bupati Banyuasin dan
menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Banyuasin sesuai aturan yang berlaku. Sehingga
 roda pemerintahan Kab. Banyuasin tetap
berjalan dengan baik.”Harapnya.
Baca juga; AMPBB Gruduk Aksi Unjuk Rasa di Mapolda Sumsel, Terkait OTT Bupati Banyuasin Oleh KPK RI

Selain itu, Mahasiswa Kab.
Banyuasin meminta KPK untuk mendalami, memeriksa pihak-pihak yang terkait yang
terduga terlibat, sebab bukan tidak mungkin dapat saja masih banyak lagi
tersangka baru dengan hasil pengembangan kasus OTT ini.”Tandasnya. (Art).

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya