oleh

Bupati Penyalahgunaan Narkoba, Divonis Enam Bulan Rehabilitasi? ..

-Berita-189 Dilihat
Foto/Ist; Ahmad Wazir Nofiadi (13/9/2016)
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Mantan Bupati  Kabupaten Ogan Ilir (Kab. OI)  Ahmad Wazir Nofiadi (28), terdakwa
penyalahgunaan narkoba divonis menjalani rehabilitasi ketergantungan
narkotika selama enam bulan di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang.
Vonis  dijatuhkan majelis hakim pada sidang agenda putusan atau vonis, Selasa, (13/9/2016) di
Pengadilan Negeri  (PN) Klas 1APalembang ini,  diketahui sama dengan tuntutan Jaksa
Penuntut Umum (JPU) pada siadang agenda tuntutan sebelumnya  yang diketuai Ursula Dewi dengan menjerat terdakwa dengan
Pasal 127 ayat 1 huruf a UU Nomor 35 tahun 2009 tentang penyalagunaan
narkoba.
“Memutuskan, menetapkan terdakwa AW Nofiadi alias Ofi
divonis untuk melakukan rehabilitasi pengobatan atau perawatan terhadap
pengguna narkoba selama enam bulan,” kata ketua majelis hakim Ahmad
Ardianda.
Hakim menerangkan masa rehabilitasi ini sebagai masa hukuman dan barang bukti dirampas untuk dimusnahkan negara.
Atas putusan tersebut, terdakwa menyatakan menerima atau tidak melakukan upaya banding.
Putusan yang sama juga diberikan kepada dua teman Ofi yang juga ditangkap petugas BNN, yakni Murdani dan Faizal Roche.
“Sebagai WNI yang taat hukum, apa yang diputuskan hakim
akan saya jalani. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran
masyarakat di persidangan. Apa yang terjadi ini menjadi pelajaran untuk
saya dan memohon masyarakat terus mendoakan,” kata Ofi yang diwawancarai
seusai persidangan.
Baca juga; Ada Aksi Unjuk Rasa Lagi di PN Palembang, Tolak AW Noviadi Bupati Kab.OI Non Aktif Kembali Menjabat Bupati Kab. OI
Jika merujuk pada vonis hakim,  maka Ofi dapat dikatakan langsung menghirup
udara bebas pada hari ini, karena sebelumnya sudah menjalani rehabilitasi selama
180 hari, sejak hari penggerebekanya. 
Sebelumnya diketahui, Nofiadi mengakui dalam  persidangannya,  bahwa dirinya memakai narkoba sejak Sekolah Menengah Atas.
Sementara barang bukti yang dihadirkan dipersidangan berupa hasil tes urine, rambut, telepon seluler.
Sebelumnya, tim dari BNN pusat menggerebek kediaman orang
tua Nofiadi, Mawardi Yahya yang mantan Bupati OI di Jalan Musyawarah,
Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang, karena mencurigai
adanya pesta sabu-sabu pada 13 Maret 2016.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas BNN menangkap 18
orang di kediaman Mawardi Yahya, di mana lima di antaranya positif
mengandung zat terlarang berdasarkan tes urine.
Nofiadi merupakan salah satu dari lima orang yang dinyatakan positif.
Bupati termuda dalam Pilkada Sumsel 2014 ini telah menjalani rehabilitasi sejak 18 Maret 2016. (*).

Source, Antarasumsel

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya