Pasang Iklan Murah disini
Berita  

Coba Mengintip Klaim Ratna Serumpaet Soal Uang Rp 23 Triliun dari Bank Dunia

Ratna Sarumpaet [dok]

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Aktivis Ratna Sarumpaet membalas
bantahan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) atas tudingannya soal uang Rp
23 triliun dari Bank Dunia (World Bank). Ratna menegaskan dirinya telah
menelepon langsung perwakilan Bank Dunia.

“Ada juga bukti dari
saya bahwa itu sudah ditransfer ke Ruben. BNI sudah melaporkan ke Bank
Dunia. Ini ada surat dari Bank Dunia. Jadi jangan bicara-bicara World
Bank. Saya juga sudah bicara dengan direktur World Bank yang gantikan
Ibu Sri Mulyani,” ujar Ratna saat dihubungi, Kamis (20/9/2018).

“Saya cuma cek. ‘Benar (Kemenkeu sudah kontak)?’. ‘Nggak, nggak ada
telepon’. Orang Indonesia juga kan yang menggantikan?” sambung dia.

Berita Terkait: Ratna Serumpaet Tuding Pemerintah Blokir Dana Bantuan Papua Rp.23 Triliun, Bagaimana Tanggapan Kemenkeu? ini..

Menurut
Ratna, pengganti Sri Mulyani di Bank Dunia adalah juga
berkewarganegaraan Indonesia. Sebelum ditunjuk Presiden Joko Widodo
(Jokowi) jadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani menjabat sebagai Managing
Director and Chief Operating Officer di World Bank.

Benarkah pernyataan Ratna? Pada saat Sri Mulyani memutuskan untuk kembali ke Tanah Air, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim mengirimkan surat kepada seluruh pegawai Bank Dunia. Salah satunya adalah menunjuk pengganti Sri di instansi tersebut.

“Saya telah meminta Kyle Peters, Senior Vice President, Operations kami,
untuk menjalankan tanggung jawab Sri Mulyani dengan segera. Kyle telah
bekerja dekat dengan Sri Mulyani selama 3,5 tahun, dan saya memiliki
kepercayaan tinggi terhadap kemampuannya. Kami akan segera melakukan
pencarian sosok pengganti Sri Mulyani dari seluruh dunia. Kami berharap
mendapatkan kandidat yang kalibernya sama,” tulis Kim dalam suratnya
seperti diterima media  detikcom, Rabu (27/7/2016).
Spesial Untuk Mu :  Hmmm ... Sambil Buka Baju, Presenter Seksi Ini Tantang Fans Spurs Tukar Jersey

Dikutip dari situs resmi Bank Dunia, Kyle Peters
berkebangsaan Amerika Serikat (AS). Saat itu, dia ditunjuk menjadi
semacam Plt pengganti Sri Mulyani, jadi jabatannya tidak permanen.

Kemudian dilihat dari struktur organisasi World Bank saat ini, Jumat (21/9/2018) jabatan seperti Sri Mulyani sudah tak tercantum lagi.

Ada
2 posisi Managing Director yakni Managing Director and World Bank Group
Chief Financial Officer dan Managing Director and World Bank Group
Chief Administrative Officer. Managing Director and World Bank Group
Chief Financial Officer dijabat oleh Joaquim Levy yang berkebangsaan Brasil, kemudian Managing Director and World Bank Group Chief Administrative Officer dijabat oleh Shaolin Yang yang berkebangsaan China.

Latar Belakang Tudingan Ratna

Seorang
bernama Ruben PS Marey mendatangi Ratna Sarumpaet Crisis Center (RSCC)
dan menduga dana di rekeningnya untuk bantuan papua telah diblokir
sepihak. Ratna menduga pemblokiran dilakukan pemerintah melalui salah
satu bank tempat Ruben menaruh dana tersebut.

“Dana ini untuk
swadaya pembangunan di Papua. Kasus ini mempunyai tendensi juga
melakukan pelanggaran keuangan,” kata Ratna di Gedung DPR RI, Senayan,
Senin (17/9).

Ruben menjelaskan, persoalan ini bermula dari dia
yang menerima gelontoran dana dari para donatur untuk membangun Papua.
Dana dengan total Rp 23,9 triliun itu tersimpan sejak tahun 2016 dalam
rekening pribadinya.

Namun, kata Ruben, tiba-tiba dana di
rekeningnya tersebut hilang. Saat dikroscek ke bank tempat Ruben
menyimpan uang itu, tak ada catatan uang masuk dalam rekeningnya.

Pihak
Kemenkeu melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu
Nufransa Wira Sakti membantah tudingan Ratna. Nufransa menegaskan,
Kemenkeu tak menangani rekening pribadi. Selain itu Kemenkeu juga sudah
menanyakan hal ini kepada World Bank yang juga membantah tudingan Ratna. [bag/tor/detik] 

Spesial Untuk Mu :  41 BEM Kompak Siapkan Gerakan Mahasiswa Menggugat, Apa ya Tuntutannya? ini...