oleh

Dalang Kerusuhan 98???, Wiranto Tantang Prabowo dan Kivlan Zen Sumpah Pocong!!

-Berita-301 Dilihat
Kerusuhan 1998 [dok/net]

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko
Polhukam) Wiranto menantang calon presiden (capres) Prabowo Subianto,
dan Mantan Kepala Staf Kostrad Kivlan Zein untuk melakukan sumpah pocong
guna membuktikan dalang dari kerusuhan 1998. 
Sebelumnya, Kivlan Zein menuding mantan Panglima ABRI Wiranto
sebagai dalang dibalik kerusuhan 98 yang menggulingkan Presiden kedua
Soeharto tersebut.
“Saya berani sumpah pocong saja, 1998 itu yang menjadi bagian dari
kerusuhan itu saya, Prabowo, Kivlan Zein? sumpah pocong kita. Siapa yang
sebenarnya dalang kerusuhan itu, biar jelas masalahnya. Jangan asal
menuduh saja!,” tegas Wiranto di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta,
Rabu (26/2/2019) dilansir okezone
Wiranto memaparkan bahwa selama terjadinya kerusuhan dirinya
telah melakukan berbagai langkah edukatif, persuasif, dan dialogis
dengan para demonstran dan aktivis pada 1998.
Ia pun mengajak semua elemen yang melakukan aksi demonstrasi itu tidak
melakukan kerusuhan nasional karena akan dapat merugikan negara.  
“Bukan saya sebagai dalang kerusuhan, saya mencegah kerusuhan terjadi
dan ternyata tiga hari saya sudah mampu mengamankan tensi ini,”
sambungnya. 
“(Waktu) tanggal 13 Mei terjadi penembakan di Trisakti, pagi.
Siang sudah terjadi kerusuhan di Jakarta, tanggal 14 Mei kerusuhan
memuncak, dan 14 malam saya kerahkan pasukan pasukan dari Jawa Timur,
tanggal 15 pagi Jakarta sudah aman dan seluruh wilayah Indonesia sudah
aman,” terang Wiranto menambahkan. 
Menko Polhukam, Wiranto (foto: Okezone)

Lebih lanjut, Wiranto menilai kerusuhan 1998 sebenarnya bisa
berpeluang baginya bila ingin menjadi Presiden saat itu dengan melakukan
kudeta pemerintahan. Namun, ia memilih tidak melakukan kudeta tersebut
demi bangsa Indonesia yang lebih baik lagi. 
“Tidak saya lakukan (kudeta) karena saya mencintai republik ini
dan teman-teman reformis yang akan mengubah negeri ini jadi lebih baik
lagi, tidak ada sama sekali keinginan, kehendak, tindakan saya yang
mengarah kepada melakukan langkah-langkah untuk mengacaukan tahun 1998
sebagai Menhankam/Pangab yang membawahi TNI dan Polisi,” pungkasnya. [*]

Komentar