oleh

Dapat Sorotan Menristek, Helikopter Rakitan Kakang Jujun Dicek Lapan

-Berita-22 views
loading...
Tim Lapan mengecek langsung helikopter rakitan Jujun Junaedi. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
SUKABUMI-JABAR, SriwijayaAktual.com – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS
Brodjonegoro rupanya menyoroti helikopter rakitan Jujun Junaedi (45),
warga Sukabumi, Jawa Barat. 
Tim dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa
Nasional (Lapan) diperintah Menristek melihat langsung helikopter buatan
tukang bubut tersebut.
Perwakilan Lapan mendatangi kediaman Jujun di Kampung Cibubuay, RT 3
RW 1, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa
(19/11/2019). “Selama ini kita tahunya di media. Nah, hari ini kami
sengaja datang karena ada permintaan dari Pak Menteri Riset dan
Teknologi kepada Kepala Lapan untuk melihat langsung ke lokasi tempat
yang membuat helikopter ini,” kata pejabat Humas Lapan Jasyanto.
Pihak Lapan mengecek fisik dan cara kerja helikopter karya Jujun.
Menurut Jasyanto, pihaknya ingin melihat segi keamanan dan peralatan
yang digunakan Jujun.
“Lapan salah satu tugasnya memberikan informasi
kedirgantaraan, dalam hal ini helikopter. Kami juga datang bersama tim
teknis yang memang memahami helikopter, Pak Teuku Ichwanul Hakim,” ujar
Jasyanto.
Di lokasi, Jujun terlihat serius melihat pemaparan yang diberikan tim
teknis Lapan yang menjelaskan teknik dasar dan mekanikal soal
helikopter. Sesekali Jujun terlihat mencatat keterangan yang disampaikan
pihak Lapan.
“Ada anak muda yang punya pemikiran ke depan, makanya kami ingin
melihat juga teknologinya, apakah bisa dijadikan contoh juga. Kami juga
membawa pesan ada karya anak bangsa yang punya motivasi dengan biaya
sendiri, mampu membuat helikopter. Beliau ini autodidak, tentunya ini
sangat membanggakan,” tutur Jasyanto seperti dilansir laman detik.com.
Jujun makin termotivasi dengan kedatangan tim teknis Lapan.
Kedatangan ahli ini memang diharapkan Jujun sejak pertama memulai
merakit helikopter.
“Makin membuat saya bersemangat, ada asupan-asupan informasi baru.
Kami bahas juga soal sistem dan cara kerja. Ada teori baru yang
secepatnya akan diterapkan, ada kekurangan juga yang bisa saya lengkapi
untuk helikopter buatan saya ini,” ucap Jujun. [*]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed