oleh

Di Kota Ini, Pelajar Yang Tidak Dapat Baca Kitab Suci Alqur’an, Ijazahnya Ditahan

Siswi Sedang Baca Alqur’an (Ist)

PAGARALAM-SUMSEL, SriwijayaAktual.com  – Wali Kota Pagaralam dr Hj Ida Fitriati
Basjuni mengatakan, berdasarkan peraturan wali kota (Perwako) Nomor 3
Tahun 2016, bagi pelajar yang lulus sekolah dasar (SD), SMP,
SMA/Sederajat harus bisa membaca Alquran. Jika tidak bisa maka ijazah
siswa-siswi tersebut akan ditahan.


Dikatakan Ida, perwako
tersebut akan mulai berlaku pada tahun 2017 mendatang. Jadi, kalau lulus
SD tidak akan diberikan ijazah kalau tidak bisa baca Alquran.

Untuk itulah, mulai saat ini kepada guru, orang tua dan lainnya mulai mengajarkan anaknya untuk bisa membaca Alquran.

“Jika
anak tidak bisa baca Alquran karena orangtua tidak mengajarkan baca
Alquran. Jika didik sejak dini bukan tidak mungkin akan lancar membaca
Alquran,” jelas Ida, seperti dilansir Sindonews (29/8/2016).

Dijelaskan Ida, upaya ini sudah pihaknya
sosialisasikan disetiap kesempatan. Upaya ini bukan menuntut anak-anak
untuk hafal Alquran, tetapi harus bisa baca Alquran.

Dengan sudah bisa baca maka diuji untuk membaca Alquran di halaman mana saja anak-anak tersebut sudah bisa.

“Besar
harapan kami upaya ini akan berhasil. Apalagi, kita sudah melakukan
sosialisasi kepada orang tua, guru dan masyarakat lainnya. Jadi, mulai
saat inilah mengajari anak untuk bisa membaca Alquran,” paparnya.

Selain
itu, tambah Ida, anak didik paling sedikit bisa hafal 15 ayat pendek
dan jus ama. Sebab, jika tidak ada imam, maka anak-anak SMP laki-laki
sudah menjadi imam.

Apalagi, anak-anak sudah bisa menjadi imam
di rumah. Disini juga untuk mencari kader lantaran karena banyak imam
dan ustaz sudah tua.

“Aturan yang ada akan berlaku pada 2017.
Jadi, diharapkan kepada orang tua untuk mendorong anaknya agar bisa
membaca Alquran,” jelas dia.

Kemudian, saat ini ustadz dan
ustadzah di Kota Pagaralam sudah banyak untuk anak belajar membaca
Alquran. Namun, untuk menuntut ilmu membutuhkan biaya. Jadi, ustadz dan
ustadzah harus diberi bayaran bagi anak yang belajar membaca Alquran.

Sementara
itu, Tokoh Agama Kota Pagaralam H Djamil Rusdi menuturkan, pihaknya
menyambut baik apa yang dilakukan Wali Kota Pagaralam tersebut. Dengan
begitu, anak-anak akan bisa membaca Alquran.

“Jika selama ini
tidak bisa baca Alquran, maka kedepan akan bisa baca Alquran. Apalagi,
sudah banyak tempat untuk belajar Alquran dari Iqra,” tukasnya. (*).

Komentar