oleh

Dicap Kriminalisasi Ulama, Jokowi Tiru Cak Lontong: “MIKER”!!!

-Berita-595 Dilihat
Ilustrasi

REMBANG-JATENG, SriwijayaAktual.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab tudingan mengenai isu
kriminalisasi kepada ulama saat mengunjungi Pondok Pesantren Al-Anwar
Karangmangu, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. 
Kepala Negara mengatakan, selama empat tahun ‎berjalan
pemerintahan dirinya selalu direndahkan, dimaki, dihina, bahkan
difitnah. Ia menilai, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk
berbicara guna meluruskan isu hoaks tersebut.
“Masak 4 tahun dibilangin PKI, ya saya diem. Lalu saya dibilang anti-ulama, kriminalisasi ulama. Masak saya diem. Bagaimana saya anti-ulama, wong tiap minggu saya masuk pondok pesantren,” kata Jokowi di lokasi, Jumat 1 Februari 2019. 
“Hari Santri 22 Oktober itu siapa yang tanda tangan Keppresnya?
Masa anti-ulama tanda tangan hari santri. Logikanya harus kita pakai.
Kalau‎ kata Cak Lontong, mikir, mikir, mikir,” ucapnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyinggung bahwa dirinya yang
kerap dituduh mengkriminalisasi ulama. Ia menjelaskan bahwa
kriminalisasi itu dilakukan bila ulama yang dijebloskan ke penjara tidak
memiliki perkara apapun. 
“Kalau ada kasus hukum, ada yang melaporkan. Aparat bawa ke
penyelidikan, penyidikan dibawa lagi ke pengadilan. Nanti yang putuskan
pengadilan. Kalau dianggap tidak salah pasti bebas,” ujar Jokowi.  (put/Okz)

Komentar