oleh

Dikala Mbak-mbak…Emak & Mbah Turun Aksi Unjuk Rasa Dipuncak Kekesalanya, Nekat Buka Pakaian!, Lihat ni Videonya…

-Berita-721 Dilihat
PROTES: Sutin, warga Klampok, Tongas yang nekat mencopot bajunya saat
ikut aksi blokade pantura menuntut akses warga yang tergerus proyek tol
Paspro dikembalikan.
(Zainal Arifin/ Radar Bromo)
PROBOLINGGO-JATIM, SriwijayaAktual.com  – Tak mau kalah dengan kaum lelaki, para ibu-ibu warga Desa Klampok
juga ikut melakukan demo ke kantor PT Waskita Karya di jalur Pantura
Surabaya-Probolinggo, Kecamatan Tongas, Jumat pagi (12/1/2018). Bahkan
aksi mereka tergolong nekat, membuka baju saat terlibat aksi dorong
dengan petugas keamanan.
Aksi saling dorong antara petugas dengan ratusan warga Desa
Klampok yang memblokir jalur Pantura tak dapat dihindarkan. Para pendemo
yang mayoritas emak-emak ini, nekat membuka baju mereka. Tak hanya itu,
mereka juga mengibaskan baju itu kepada petugas yang dianggap tak pro
pada warga.
“Kami sudah kesal dengan janji-janji mereka. Sudah delapan bulan
lamanya, tidak ada titik temu antara warga dengan pihak pelaksana
proyek. Kalau terus-terusan seperti ini, tentunya kami sangat menderita.
Kami tidak bisa bekerja dengan normal, karena untuk menuju sawah
sendiri harus memutar jauh sekitar tiga kilometer, padahal sebelumnya
hanya 200 meter saja,” kata Susilowati, salah satu ibu asal Desa
Klampok.
Pendemo Blokir Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo.
Akibat demo ini, jalur pantura lumpuh selama sekitar dua jam.
Pengguna jalan juga mengeluh kondisi itu, karena jadwal mereka molor dan
terganggu. “Kita sudah terlambat sekian jam karena aksi ini.
Mudah-mudahan penumpang memahami kondisi ini dan tidak komplain,” kata
Eko Budi Prasetyo, pengemudi bus.
Untuk membubarkan aksi ini, petugas terpaksa mengerahkan anjing K-9.
Pasalnya upaya persuasif oleh petugas tak digubris warga desa. Tidak
berapa lama, warga kemudian membubarkan diri, namun mereka berjanji akan
mengerahkan massa lebih banyak lagi jika tuntutan itu tak dipenuhi
pihak Tol Paspro. (*lai/saw)
Lihat ini Videonya:

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya