oleh

Dirut Dicopot, Saham Garuda Terjun ‘Nyungsep’

loading...

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Harga saham PT Garuda
Indonesia (Persero) Tbk nyungsep atau  anjlok (Turun) pada Kamis, setelah Menteri BUMN Erick
Thohir menyatakan akan memberhentikan Direktur Utama (Dirut Garuda
Indonesia Ari Askhara terkait kasus motor Harley Davidson dan sepeda
Brompton.

Pada penutupan perdagangan saham hari ini, Kamis (5/12/2019) saham
maskapai plat merah berkode emiten GIAA tersebut terkoreksi 4 poin atau
0,08 persen menjadi Rp496.

Saham GIAA sendiri sebenarnya sempat menguat di sesi pertama perdagangan
hingga ke level Rp515. Namun pada sesi kedua melemah hingga sempat
menyentuh Rp490 atau 2 persen.

Dalam sebulan terakhir, performa saham GIAA sendiri secara akumulatif memang menurun yaitu terkoreksi hingga 15,21 persen.

Adapun frekuensi perdagangan saham GIAA hari ini tercatat sebanyak 2.670
kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,82
juta lembar saham senilai Rp11,85 miliar.

Harga saham GIAA saat ini memang turun lebih dari 30 persen dibandingkan
harga saat Penawaran Umum Perdana (IPO) 750 pada hampir sembilan tahun
yang lalu.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir akan memberhentikan Direktur Utama
Garuda Indonesia Ari Askhara.Tindakan ino terkait kasus sepeda Brompton
dan motor Harley Davidson yang ditemukan di dalam pesawat baru Garuda
Airbus A330-900 oleh Bea Cukai beberapa waktu lalu.

loading...
Garuda Indonesia mendatangkan pesawat baru, yakni Airbus A330-900 yang
bertolak dari Toulouse, Prancis, pada Sabtu 16 November 2019 dan tiba di
Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada Minggu, 17 November siang.

Pesawat itu mendarat di hanggar nomor 4 milik Garuda Maintenance
Facility (GMF) Aero Asia. Pihak Bea Cukai menemukan beberapa suku cadang
(sparepart) motor besar yang tidak diproduksi di Indonesia dalam bagasi
pesawat.  [gelora]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed