oleh

DPD Repdem Sumsel Tantang Menteri Erick Thohir ‘BeTot’ BUMN Di Sumsel

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Setelah memecat
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) I Gusti Ngurah Askhara
atau Ari Askhara, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah
menjadi bahan pembicaraan publik.
Erick menjadi bahan
pembicaraan karena sikapnya yang berani untuk melakukan bersih-bersih BUMN.
“Bagi saya
loyalitas kepada Negara untuk semua yang bekerja di BUMN, tidak bisa
ditawar,” tulis Erick seperti dikutip akun instagram pribadinya
@erickthohir, Sabtu (7/12/2019).
Menanggapi  hal itu, Dewan Pimpinan
Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (DPD Repdem) Sumatera Selatan, Achmad Sazali atau
biasa akrab disapa Jack mengatakan sangat
menantikan Gebrakan BeTot (Bersih Total)  yang akan dilakukan oleh Menteri
BUMN Erick Thohir terhadap BUMN Bermasalah, termasuk merapikan unit2 usaha BUMN
yang melenceng jauh dari aktifitas utama Induk Perusahaan nya”Katanya
Spesial Untuk Mu :  Naik Rp 418 Triliun, Ini Rincian Utang Pemerintah Per November 2019
“Kami yakin Semangat Bang Erick Thohir
bermuara pada penjagaan Ruh Pancasila dan Keutuhan NKRI, maka dari itu
 Repdem Sumatera Selatan sangat mendukung langkah yang dilakukan Menteri
BUMN.
“Kita dukung
sepenuhnya, akan tetapi kami ingatkan agar Bang Erick jangan berpuas diri
sebaiknya setelah membersihkan dan merapikan Pertamina dan Garuda, BUMN yang
lain di bersihkan juga, jangan habis ini langsung diam kembali.” Ujarnya  Jack, Kamis (12/12/2019)  dikutip dari  laman repdemnews.
Achmad Sazali
Selain itu,  Repdem
Sumsel menginginkan gerakan BeTot Bang Erick  lanjut ke BUMN yang ada di
Wilayah Sumsel, menurutnya ada beberapa BUMN di Sumsel disinyalir bermasalah
tapi pihak kementrian BUMN masih belum lakukan tindakan
“Sebagai contoh Katanya Jack,
bahwa PT. Bukit Asam pernah diduga dalam melakukan aktivitasnya pernah bahkan mungkin
sering menyebabkan pencemaran Lingkungan yang ujung-ujungnya rakyat menjadi
Korban” tegasnya
Sebagai contoh
kejadian di tahun lalu itu terjadi pencemaran sungai akibat kegiatan eksplorasi PT.
Bukit Asam, akibat pencemaran tersebut air Sungai kiahaan Tanjungenim,
Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim menjadi keruh dan berwarna coklat
susu,
“Karena Warna
air Sungai Kiahan selain berubah keruh dan berwarna coklat susu, sedikit
menghitam bercampur lumpur, membuat masyarakat sekitar takut menggunakannya
untuk mandi atau aktifitas yang lainnya, padahal sungai Kiahaan adalah 
pemasok kebutuhan Air Masyarakat” Jelasnya Jack

Baca Juga: Blak-blak’an, Yosephine Ungkap Pelecehan Pramugari di Era Ari Askhara, sampai Diajak Karaoke?

Tambahnya Jack, Sebagaimana kita
ketahui bersama bahwa Pertambangan batubara, mulai dari awal hingga akhir
kegiatannya selalu menimbulkan problema. Tidak hanya persoalan izin, namun juga
kerusakan lingkungan yang ditimbulkan.”Tuturnya
“Selain Bersih
Total (BeTot) Repdem Sumsel meminta Bang Erick Thohir dengan tangan betonnya,
merapikan Manajemen dan administrasi BUMN, baik administrasi kepegawaian,
Keuangan maupun administrasi lainnya, untuk menutup Ruang Korupsi dilingkungan
BUMN” Ujarnya

Baca Juga: Serenteng Kebijakan ‘Kejam’ Ari Askhara saat Jadi Dirut Garuda

“DPD Repdem Sumsel
memiliki Harapan kedepan, BUMN tidak lagi menjadi ladang para cukong dan
koruptor, dan bukan lagi menjadi sesuatu yang diperebutkan bagi para individu
yang bermental desdruktif.”Tandasnya Jack. [jired]

loading...

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya