oleh

Gagasan Pembentukan Bank Wakaf Ventura Indonesia dari ICMI Disambut Baik Oleh OJK dan Presiden RI

-Berita-220 Dilihat
Keuangan Syariah (Ilustrasi)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com
Pembentukan Bank Wakaf Ventura Indonesia diharapkan
rampung sebelum bulan Juni 2017. Saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
tengah membantu proses legalitas lembaga tersebut.

“OJK sangat
mendukung program ini dan mereka berharap sebelum Juni sudah berdiri,”
kata Anggota Pokja Pembentukan Bank Wakaf Ventura Indonesia, Suhaji
Lestiadi dalam keterangan resmi, Jumat (3/2/2017).

Suhaji mengatakan,
OJK juga membantu untuk pembentukan bank wakaf ventura tersebut dari
sisi legalitas, bahkan mereka sudah mempersiapkan.

“Terkait
dengan legalitas pembentukan bank wakaf ventura, mereka support dan
sudah siapkan, begitu sudah diajukan sudah langsung oke,” katanya.

Hal itu dikarenakan Pokja sudah jauh hari mengikuti perkembangan terkait dengan rencana pembentukan bank wakaf.

“Ada
beberapa orang OJK yang masuk dalam anggota dari tim pokja yaitu, pak
Firdaus Djaelani yang juga bendahara umum ICMI, pak Mochamad Mukhlasin
dan pak Edy Setiadi,” kata pria yang juga Direktur Utama PT Amanah
Ventura Syariah.

Ia menyebutkan, keberadaan bank ventura
indonesia akan memberikan kemudahan bagi para Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM) yang ingin melakukan pengajuan peminjaman pembiayaan.

“Kita tidak melihat jaminan dulu, tapi prospek usaha kedepannya. Bukan
berarti jaminan tidak perlu. Jika usahanya punya prospek dan tidak ada
jaminan, maka nanti bisa diasuransi di lembaga penjamin,” ujarnya.

Lebih
lanjut, Suhaji mengatakan, keberadaan bank wakaf ventura ini diharapkan
dapat mendorong perekonomian Indonesia melalui pendekatan pendampingan
UMKM.

Pada tahap pertama, lanjutnya, akan ada 20 ormas Islam
sebagai pemegang saham, dengan tiga pemegang saham pengendali, yaitu;
Baznas, Badan Wakaf Indonesia dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Presiden RI Joko Widodo siap
menjadi pemodal pertama bank wakaf. Bank ini direncanakan bermodal dasar
Rp 1 triliun.”Tandasnya Suhaji.
Baca Juga Ini; Presiden RI Joko Widodo Terima Pengurus ICMI di Istana Negara
Sebelumnya diberitakan, Ikatan Cendekiawan Muslim
Se-Indonesia (ICMI), menggagas berencana akan membentuk Bank Wakaf Ventura. Setelah
pekan lalu, Presiden Joko Widodo memberikan respons positif terhadap
rencana ini, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan segera
melakukan tindaklanjut untuk mewujudkan Bank Wakaf Ventura itu di
Indonesia.

“Kemarin kesimpulannya (red. pada rapat terbatas di Istana/25-1-2017) diminta
didalami lagi oleh Kementerian Agama, tapi intinya kami ingin coba
 follow up (tindaklanjuti) sehingga mudah-mudahan kita bisa usahakan
berdiri perusahaan modal ventura wakaf,” kata Ketua OJK, Muliaman D
Hadad di Jakarta, (31/1/2017).

Muliaman mengatakan, dari hasil wakaf ventura itu bukan saja dapat
digunakan untuk pembiayaan ekuitas, akan tetapi juga dapat membangun
kapasitas untuk melakukan pendampingan-pendampingan kepada perusahaan
kecil.
“Karena wakaf tunai kan murah, tidak ada return (red. pengembalian),” katanya.

Menurutnya, perusahaan modal ventura tersebut nantinya akan
memobilisasi wakaf, namun bukan saja yang berbentuk tunai, tapi wakaf
tanah dan lain sebagainya.
“Berdasarkan data yang saya peroleh dari kementerian agama yang
terdaftar itu ada 45.000 Hektar tanah wakaf di Indonesia yang jika
dikelola dengan optimal maka akan jauh lebih baik,” ujarnya.

#Membidik Masyarakat Kecil
Sementara itu, Wakil Ketua ICMI, Prio Budi Santoso menyebutkan,
pemanfaatan Bank Wakaf ini nantinya akan difokuskan kepada masyarakat
kecil. Sasarannya adalah pada masyarakat di pedesaan hingga pesantren. 

“Ini akan disalurkan ke masyarakat di pesantren, terutama itu ya.
Kemudian yang selama ini masih terpinggirkan karena persoalan ekonomi.
Ini akan lebih yang membutuhkan khususnya di pedesaan, pesantren,” kata
Prio.

Menurutnya, rencana ini akan dibahas secara lebih lanjut bersama
pemerintah dan jajaran terkait lainnya. Meskipun bernama Bank Wakaf,
aturan yang digunakan pun tak terlepas dari aturan syariah sesuai ajaran
agama Islam. 

“Ini sama, tapi sistemnya mungkin secara syariah. Kalau teknisnya ada,
tapi sudah ada pakem menurut aturan syariah, dan tadi respons presiden
positif. Kita gembira ini menjadi hal yang akan disetujui Presiden,”
ujarnya.

Sebelumnya pembentukan bank wakaf digagas oleh ICMI sejak tahun 2014.
ICMI juga melakukan koordinasikan dengan Menteri Agama, Menko
Perekonomian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK),  Badan Wakaf, serta
Kementerian Hukum dan HAM. (cnni/pb/kn/BS)

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya