oleh

GEMPAR!! KH Ma’ruf Amin Bicara Umat Islam Masuk Neraka Jika Jokowi-Ma’ruf Kalah Pilpres 2019, ini Faktanya!

-Berita-273 Dilihat

JAKARTA, SriwijayaAktual.comCALON Wakil Presiden Nomor Urut 01, Ma’ruf Amin
kembali difitnah dan diserang oleh informasi bohong melalui portal
daring operain[dot]blogspot[dot]com. Tak sedikit informasi palsu ini
dibagikan di sejumlah media sosial. 
Dalam artikel yang berjudul “Ma’ruf Amin: Jika Saya Kalah, Umat
Islam Akan Berdosa dan Masuk Neraka Semua!!” itu, berisikan informasi
bahwa Ma’ruf Amin, Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, memberikan
pernyataan tentang umat Islam akan malu dan masuk neraka bila ia dan
pasangannya, Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 01, Joko Widodo, tidak
menang dalam Pemilihan Presiden 2019.
Faktanya, setelah dilakukan penelusuran, ternyata ditemukan bahwa
artikel itu memutarbalikkan isi pernyataan, menyadur dan mengubah
konteks isi berita yang berasal dari pemberitaan Ma’ruf Amin saat
berkunjung ke Bandung, Jawa Barat (19/1/2019) lalu.
Informasi salah ini juga sudah di-debunk Muhammad Khairil di laman
grup facebook (FB) Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax. Ia menyebutkan,
informasi itu kategorinya adalah disinformasi atau manipulated content
(konten yang dimanipulasi). 
Fakta lainnya, pernyataan Ma’ruf Amin sebenarnya saat kunjungan itu juga dimuat di media-media mainstream. Salah satunya di Okezone yang berjudul “Jika Kalah di Pilpres, Ma’ruf Amin: Orang Jawa Barat Akan Malu Semua”. 
Dalam pemberitaan itu, Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa salah satu
alasannya ingin mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019 dikarenakan
cita-cita untuk menjadikan bangsa Indonesia semakin maju. 
Ia menilai kalau selama 4 tahun menjabat sabagai Presiden, Joko
Widodo telah melakukan banyak hal. Seperti infrastruktur, pembangunan
ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Meskipun, dalam pekerjaannya, banyak
orang yang tetap melayangkan kritikan. 
“Banyak orang yang mengkritik, banyak kekurangannya, banyak
kesalahannya, ada ketidaksempurnaannya. Saya bilang pasti itu. Tidak ada
kesempurnaan itu. Tapi ketidaksempurnaan itu wajar terjadi, karena Pak
Jokowi bekerja,” ujar Ma’ruf Amin kala itu. 
“Kalau bekerja pasti ada kurangnya, pasti ada kesalahannya. Yang
tidak ada kesalahan, yang tidak ada kekurangan, dia itu orang yang tidak
bekerja. Kalau orang tak kerja, enggak ada salahnya. Kalau orang kerja
harus siap dikritik, dibuka kesalahannya, itu konsekuensi orang
bekerja,” paparnya. 
Dikarenakan niat mulia menjadikan negara yang maju, Ma’ruf Amin
berharap bisa membantu Jokowi untuk kembali memimpin Indonesia.
Sehingga, ia mengingatkan masyarakat Jawa Barat untuk memenangkan mereka
pada Pilpres 2019. 
Jika tidak, Ma’ruf Amin menilai kalau seluruh warga Jawa Barat
akan merasa malu. Karena tidak mampu mendukung salah satu tokoh yang
memiliki darah Pasundan untuk maju sebagai wakil presiden. 
“Mari kita lanjutkan bangsa ini yang sudah dilanjutkan, menjadi
bangsa yang maju dan sejahtera. Oleh karena itu, kalau saya dan Pak
Jokowi tidak menang di Jawa Barat, ini menjadi orang Jawa Barat, orang
Pasundan, malu semua. Saya kira itu,” tegas Ma’ruf Amin. 
Tak hanya itu, pernyataan serupa juga dimuat di Merdeka.com
dengan judul “Ma’ruf Amin Sebut Masyarakat Pasundan Akan Malu Jika
Jokowi Kalah di Jabar”. Dan, di tempo.co dengan judul “Ma’ruf Amin: Jika
Jokowi Kalah akan Memalukan Orang Sunda”. 
Artinya, dari cuplikan beberapa berita itu dapat dibaca jelas bahwa
Ma’aruf Amin tidak mengeluarkan pernyataan seperti yang dimuat di
operain[dot]blogspot[dot]com. Hal itu menunjukkan bahwa portal itu
memelintir pernyataan Ma’ruf Amin. 
“Dengan demikian, artikel dari operain[dot]blogspot[com] itu
masuk ke dalam kategori konten yang dimanipulasi. Sebab, adanya
perubahan dan penambahan dari artikel aslinya,” tambah Muhammad Khairil
dalam debunk-nya. 
Namun belakangan, portal daring operain[dot]blogspot[com] ini sudah
tak dapat dibuka lagi. Ada netijen dalam postingan debunk itu mengajak
untuk melaporkan portal daring penyebar berita palsu. “Ayo repport
massal dengan cara klik link ini https://support.google.com/blogger/answer/82111 kemudian masukan alamat blog dikolom https://operain.blogspot.com,” tulis akun Muchlis Kamaly. (kha/okz)

Komentar