oleh

GP Ansor Perkarakan Istigosah Warga Nahdliyin Yang Dihadiri Ahok

-Berita-231 Dilihat
Dok/Net : Istigosah kebangsaan warga nahdliyin DKI Jakarta.

JAKARTA, SriwijayaAktual.com Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor)  memprotes acara bertajuk
“Istigosah Kebangsaan” bersama warga nahdliyin dengan calon petahan
Basuki Tjahaja Purnam alias Ahok sebagai “bintang tamunya”. 
“GP Ansor DKI memprotes keras atas penggunaan lambang NU dan akan
melakukan langkah lanjutan, baik hukum maupun non hukum,” ujar Ketua
Hubungan Antar Lembaga GP Ansor DKI, Redim Okto Fudi pada siaran pers
yang diterima media dan dilansir Rimanews, Senin (6/2/2017). 
Dalam acara yang digelar di Jalan Talang No. 3 Menteng Jakarta Pusat,
Minggu ((5/2/2017) kemarin, dihadiri Djan Faridz, Ketua DPP PPP Kubu Djan Faridz, Humprey
Djemat, Ketua BNP2TKI, Nusron Wahid, panglima pasukan berani Gus Dur Gus
Nuril Arifin, dan sejumlah tokoh lain. 

Baca Juga Ini; JK Ingatkan Ahok, Jangan Setiap Bulan Minta Maaf Kepublik, Berhati-Hatilah …

Redim menyebutkan, acara tersebut tidak ada sama sekali sangkut
pautnya dengan NU secara organisasi. Dia juga memastikan acara tersebut
bukan bentuk representasi warga NU.
“Penggunaan logo NU dalam acara tersebut illegal, karenanya akan
ada konsekuensi hukum. Acara tersebut berpotensi untuk memecah belah
NU,” ungkapnya. 
Apa yang dilakukan Ahok bersama tim dengan menggelar Istiqosah tersebut, kata Redim, justru semakin memperkeruh keadaan.
“Ini sikap permusuhan, berupaya untuk memecah belah. Bisa disebut sebagai politik belah bambu ala penjajah,” tegas dia. (*)

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya