oleh

Habib Rizieq: Ahok Lengser Meski Didukung Jokowi-PBNU dan 9 Naga

-Berita-21 views
loading...
Foto/Istimewa
JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Imam besar Front Pembela
Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) bicara mengenai kasus penistaan
agama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Habib Rizieq mengatakan Ahok bisa lengser pada Pilkada DKI 2017 lalu
lantaran adanya kebersamaan umat Islam.

“Ingat bagaimana Ahok si penista agama lengser dan longsor, oleh karena
apa? Karena adanya anugerah pertolongan Allah SWT lantaran keikhlasan
dan kebersamaan umat Islam Indonesia dalam berjuang melawan arogansi
rezim zalim,” kata Habib Rizieq melalui video yang ditayangkan di Reuni
212 di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Padahal, menurut Habib Rizieq, Ahok dilindungi oleh sejumlah kekuatan.
Dia menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga media nasional ikut
mendukung Ahok.

“Belajar dari itu semua di sana ada pertolongan Allah SWT padahal kita
sama-sama tahu Ahok si penista agama itu dinaungi presiden dijaga
kapolri dibela Panglima TNI, dilindungi KPU dan KPK, diusung
partai-partai besar, dikampanyekan semua media nasional bersama para
pengamat dan berbagai lembaga polling didanai konglomerat 9 naga merah,”
ujar dia.

Selain itu, sambung Habib Rizieq, Ahok juga didukung oleh PBNU. Bahkan
Rizieq menyebut ada kekuatan luar negeri “9 Naga” yang turut membela Ahok.

“ASN pegawai negeri diwajibkan memilihnya, tidak sampai situ PBNU ikut
berusaha memenangkannya dan tidak kurang preman dan dukun pun dikerahkan
serta Ahok mendapat dukungan dari dalam dan luar negeri,” tuturnya. 

Namun, menurut Habib Rizieq, dukungan itu tidak bermakna apa-apa. Ahok
akhirnya gagal menjadi Gubernur DKI Jakarta untuk.kedua kalinya dan
masuk penjara. 

“Namun demikian apa yang terjadi? Ahok tetap lengser dan longsor semua
kekuatan pendukung Ahok si penista agama rontok, rontok, inilah
pertolongan Allah SWT yang diberikan kepada umat Islam,” imbuhnya. (knv/gbr/detik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed