Berita  

HEBAT!!! Aplikasi Pasienia Milik Alumni UGM Juara Kompetisi Google

Aplikasi Pasienia berhasil sabet juara pertama kompetisi Google Bussiness Group (istimewa)
SLEMAN-DIY YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com – Aplikasi startup penghubung pasien dalam masa
pengobatan, Pasienia milik alumni UGM berhasil menjuarai kompetisi
Google Business Group (GBG) Stories yang digelar tahun 2017 ini.
 Aplikasi ini menyingkirkan 468 kompetitor dari berbagai negara ini
bakal membawa para pencetusnya untuk mengikuti Google I/O Conference di
Mountain View, California pada pertengahan Mei 2017. 
CEO Pasienia, Fadli Wilihandarwo, saat dihubungi Kamis (20/4/2017)
mengungkap seleksi dalam kompetisi google dimulai pada akhir tahun 2016
lalu dan berlangsung cukup ketat. Dari 496 peserta yang mendaftar
selanjutnya disaring menjadi 9 aplikasi terbaik kemudian diseleksi
kembali untuk mencari 3 besar terbaik. 
“Hasilnya, Pasienia berhasil menempati urutan pertama, sementara
posisi kedua dan ketiga secara berturut yaitu start up Reblood dari
Indonesia dan strat up Croquetero dari Meksiko. Setelah mendapat juara
kami diberi kesempatan untuk bergabung ke California Mei 2017 nanti,”
ungkapnya, dikutip KRjogja.
Pasienia menurut Fadli merupakan sebuah aplikasi berbasis android
yang menghubungkan antar pasien yang tengah dalam masa pengobatan.
Melalui aplikasi ini para pasien dapat berbagi infromasi terkait
penyakit yang tengah berusaha diatasi berdasar pengalaman dan
pengetahuan dari dokter. 
Aplikasi ini dikembangkan Fadli bersama dengan tiga rekannya saat
masih kuliah di UGM yaitu Dimas Ragil Mumpuni, Haydar Ali Ismail, dan
Nur Hildayanti Utami pada 2015 silam dari ajang Innovative Academy 2
UGM. Kini, para pengembang aplikasi berharap semakin banyak lagi
masyarakat yang bisa merasakan manfaat Pasienia dalam kehidupan
sehari-hari. 
Aplikasi ini telah dirilis di Google play store dengan lebih dari 7
ribu pengguna dan mendapatkan rating sebesar 4,2. Sampai saat ini
terdapat sekitar 3.500 interaksi antar pengguna yang saling
berkomunikasi lewat aplikasi Pasienia. 
“Lewat timeline pasien, para pasien dengan penyakit yang sama bisa
saling curhat dan memotivasi satu sama lain. Sementara melalui timeline
dokter, pasien juga dapat berkonsultasi dengan dokter secara online,
semoga bisa lebih membantu masyarakat untuk sembuh dari sakit yang
tengah dialami,” pungkas Fadli. (*)
Spesial Untuk Mu :  Ikut Bela Negara, Mahasiswa Dapat Uang Saku dan Dilarang Demo