oleh

HEBOH!! Beredar Pidato Meminta Seluruh Negara Tolak Jokowi sebagai Presiden Indonesia

-Berita-274 Dilihat
Cek Fakta Hoaks Pidato Meminta Seluruh Pimpinan Negara Tolak Jokowi sebagai Presiden Indonesia (foto: Ist)

Beredar Pidato Meminta Seluruh Negara Tolak
Jokowi sebagai Presiden Indonesia, Ini Faktanya

SriwijayaAktual.com – AKUN Facebook (FB) Erul Owe Imam atau
@diah.s.dealova membuat unggahan yang melampirkan screenshot (tangkapan
layar) seorang pria bewok dengan pakaian serupa militer yang nampak
berpidato di atas podium. Dalam gambar tersebut, tertulis inti pesan
terkait fakta terkini Pemilu 2019.
“Dikutip dari ABNews(dot)com & Liputan6(dot)co(dot)id
pada hari Jum’at waktu amerika presiden uni afrika A’id E’in Al Wadiyah
bin Haffaz Al Wadiyah berpidato didepan para delegasi dunia di PBB
meminta agar seluruh negara menolak Jokowi sebagai Presiden Indonesia.
Beliau mengatakan takut kalau Indonesia seperti negara Afrika yang
dijajah China kalua Jokowi yang menjadi presiden. Beliau menginginkan
agar Prabowo menjadi presiden agar Indonesia lebih maju dan makmur.
Beliau siap mengeluarkan $69 juta dollar untuk membantu pemenangan
Prabowo di MK. Amin Yarobbalallamin. Mari kita ramaikan tagar
#Alwadiyah02 agar dunia tahu kalau Al wadiyah mendukung Prabowo.
#Alwadiyah02.”

Selain screenshot tersebut, akun FB Erul Owe Imam juga menambahkan
narasi. “Alhamdulillah… amin yaroballalamin…. Share ke temen fb atau
wa… Dan jangan lupa cantumkan tagar #Alwadiyah02,” tulis akun FB Erul
Owe Imam di FP Anies Basawedan Dan Sandiaga-Uno Presiden RI 2024 pada
Senin 24 Juni 2019.
Namun setelah ditelusuri melalui mesin pencari oleh Relawan
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Dedy Helsyanto, gambar yang
diunggah akun FB Erul Owe Imam ternyata pernah diunggah akun Youtube
channel Paramount Pictures New Zealand pada 8 Mei 2012 atau 7 tahun yang
lalu.
 “Video yang disebut akun FB Erul Owe Imam adalah Presiden Uni
Afrika yang tengah berpidato di depan para delegasi dunia PBB yang
meminta agar seluruh negara menolak Jokowi sebagai Presiden Indonesia
dan mendukung pemenangan Prabowo di MK adalah tidak benar adanya,” tegas
Dedy dalam debunk-nya, Sabtu (29/6/2019).
Gambar yang diunggah akun FB Erul Owe Imam dan juga diunggah akun
Youtube Paramount Pictures New Zealand itu, kata Dedy, adalah bagian
dari Film The Dictator (2012) yang disutradarai oleh Larry Charles,
dibintangi Sacha Baron Cohen, diproduksi oleh Four by Two Films dan
didistribusikan oleh Paramount Pictures. 
“Selain itu, klaim A’id E’in Al Wadiyah bin Haffaz Al Wadiyah yang
disebut sebagai Presiden Uni Afrika, juga tidak benar,” tegasnya lagi.  
Uni Afrika, sambungnya, adalah organisasi yang terdiri dari 55 negara
Afrika yang didirikan pada Juli 2002. Uni Afrika sendiri tidak dipimpin
oleh seorang presiden, melainkan Ketua Uni Afrika, yakni Abdul Fattah
as-Sisi dari Mesir.
“Dengan demikian, konten yang dibagikan akun FB Erul Owe Imam adalah Misleading Content atau konten yang menyesatkan,” tuturnya.
Sebelumnya, akun FB Erul Owe Imam juga pernah membuat konten serupa yang dapat dikategorikan satire. 
(fid/okezone)

Komentar