Berita  

HEBOH!! Beredar Produk Tisu Toilet Bersimbol Mirip Lafaz Allah

LONDON, SriwijayaAktual.com – Tisu toilet produk Marks & Spencer (M&s) yang berbasis di
London, Inggris, memicu kemarahan publik. Musababnya, tisu tersebut
terdapat simbol yang mirip lafaz Allah dalam aksara Arab.
Banyak orang melalui video dan media sosial menyerukan pemboikotan
produk tersebut. Pengecer produk tisu mengklaim simbol itu bukan lafaz
Allah, namun simbol tiga lapis daun lidah buaya sesuai mereknya.
Dalam sebuah video klip seorang pria tak dikenal memfilmkan tisu
toilet tersebut dan mengklaim aksara Arab berbunyi “Allah” terlihat
jelas.
Video klip itu telah dibagikan secara luas di media sosial selama
beberapa hari terakhir. Di video itu, pria tersebut menunjukkan satu
gulungan tisu dan ditempatkan di atap mobil.
“Baru-baru ini saya membeli tisu toilet dari Marks & Spencer dan
ketika saya membuka salah satunya, itu memiliki nama Allah, seperti yang
Anda lihat,” kata pria tersebut, yang dikutip Daily Mirror, Rabu (23/1/2019) malam.
“Jadi tolong saudara dan saudari, hindari diri Anda membeli tisu
toilet khusus ini, atau coba boikot Marks & Spencers, karena setiap
tisu toilet memiliki nama Allah di atasnya,” lanjut dia. “Terima kasih
banyak, tolong bagikan video ini,” imbuh dia.
Para pengguna media sosial dengan cepat merespons video tersebut.
Kebanyakan mendukung klaim pria itu. Pengguna YouTube, Luna Andris,
berkomentar; “#boycottmarksandspencer!
Pengguna YouTube lainnya dengan nama akun Husam 321, mengatakan; “Tidak ada hati, sama sekali tidak ada hati. Kenapa?”
“Malu pada M&S. Saya tidak pernah berharap M&S menjadi sangat
rendah secara moral. Saya mendukung boikot penuh M&S,” bunyi
komentar pengguna YouTube dengan nama akun NVM.
Akun YouTube Ahmed Ahmed berkomentar; “Orang sakit, kita harus berhenti berbelanja di toko-toko yang menjual ini juga.”
Di Facebook, pengguna akun Samira Akhtar membagikan rekaman video
beserta keterangannya yang panjang. “Ini benar-benar menjijikkan dan
telah menyebabkan kesal dan kesedihan bagi saya dan banyak orang,”
katanya.
“Bahkan lebih menyedihkan bahwa mereka mencoba mengatakan bahwa kata
itu sebenarnya adalah representasi dari tanaman lidah buaya,” lanjut
Samira Akhtar yang menolak pembelaan pengecer produk.
“Saya pasti akan memboikot produk M&S dan mendorong mereka yang
percaya produk ini menyebabkan pelanggaran agar melakukan hal yang
sama,” imbuh dia.
Sebuah petisi yang menuntut toko untuk mengubah pola dalam produk tisu itu sekarang memiliki lebih dari 1.000 tanda tangan.
“Tisu toilet ini dengan sengaja menghina agama kita,” kata Musa Ahmed, orang yang membuat petisi di Change.org.
“Ini adalah upaya yang sangat lemah dan menyedihkan untuk menghina
Islam. Nike melakukan hal serupa pada 1997 ketika mereka menuliskan
‘Allah’ di trainer mereka, tetapi akhirnya mereka harus menghentikan
produksi karena keluhan,” bunyi posting di petisi tersebut.
“Saudara-saudari semuanya harus melakukan perubahan, harap tanda
tangani petisi ini sehingga M&S dipaksa untuk menghilangkan tisu
gulung toilet atau mengubah desain, kita tidak seharusnya mendukung hal
ini,” lanjut posting pada petisi tersebut.
Meski demikian, ada juga pesan dukungan untuk M&S, termasuk dari beberapa warga Muslim.
Di Twitter, pengguna akun Amina Jane Ishaq menulis; “Maaf Anda harus
berurusan dengan M&S yang konyol! Sekali lagi saya malu dengan
teman-teman Muslim saya. Saya suka toko Anda dan akan terus berbelanja
di sana.”
Pengguna YouTube, Jason King, mengatakan; “Ini disebut pareidolia.
Saat itulah otak Anda melihat pola yang tidak benar-benar ada. Misalnya,
ketika Anda melihat awan dan itu terlihat seperti kelinci, atau Anda
melihat bulan dan melihat wajah,” katanya.
“Orang-orang beragama cenderung menderita lebih daripada kebanyakan
orang,” ujarnya. “Mereka melihat wajah Yesus dalam sepotong roti
panggang, atau nama Tuhan di atas kertas toilet. Begitu juga orang-orang
yang tertarik pada teori konspirasi.”
Sementara itu, pihak M&S telah menanggapi produk tisunya yang
diklaim terdapat lafaz Allah. Produsen tersebut mengaku telah
menyelidiki dan telah mengonfirmasi dengan pemasoknya.
“Motif pada tisu toilet lidah buaya, yang telah kami jual selama
lebih dari lima tahun, dikategorikan sebagai daun lidah buaya dan kami
telah menyelidiki dan mengonfirmasi hal ini dengan pemasok kami,” tulis
produsen itu di akun Twitter-nya. [*]

Spesial Untuk Mu :  Kami Cek Ke SMAN 3 Dan 22, Sukmawati Tak Pernah Lulus SMA Disitu! Ijazahnya Palsu!