oleh

Heboh!! Beredar Video Porno Anggota DPR …?

-Berita-263 Dilihat
Pria diduga mirip Aryo Djojohadikusumo dalam video yang ramai beredar (Foto: Dok. Istimewa)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Di dunia maya, tengah heboh sebuah video syur dengan pemeran pria yang
disebut-sebut mirip Aryo Djojohadikusumo. Gerindra tegas membantah pria
di video itu Aryo yang juga keponakan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Video
syur itu berdurasi 2 menit 35 detik. Di dalam video itu, ada seorang
pria dan dua wanita yang tidak mengenakan pakaian. Si pria melakukan
adegan syur dengan salah seorang wanita, sementara wanita lainnya
diminta merekam.

Video yang beredar itu diberi judul ‘aryodj di apartemen’.

Ketua DPP Gerindra Habiburokhman menepis tudingan bahwa laki-laki dalam video itu mirip Aryo .

“Saya
sudah banyak baca ya… dimintai keterangan oleh beberapa wartawan
juga. Ini kan isu daur ulang ya, yang pernah kalau ngga salah pernah
bulan April tahun 2017,” kata Habiburokhman mengacu pada peredaran foto
pria dengan dua wanita tanpa busana yang juga dikaitkan dengan Aryo.
Foto itu sudah dibantah oleh Gerindra. Habiburokhman menjawab pertanyaan
via telepon, Minggu (27/5/2018).

Dia mengatakan seharusnya video
porno tak bisa beredar di Indonesia. Habiburokhman menegaskan pernah
meminta Kementerian Kominfo untuk menghapus seluruh foto dan video yang
dikait-kaitkan dengan Aryo.

“Dari tahun 2017 kita sudah minta ke
Kementerian Kominfo untuk menghapus itu semua, terlepas siapa yang di di
dalamnya. Saya imbau ke masyarakat untuk tidak mendistribusikan video
tersebut karena itu melanggar hukum UU ITE pasal 27 dan 145,” ujar Ketua
Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ini.

Habiburokhman merasa si pria tak mirip Aryo. Dia meminta Kominfo tegas menindak peredaran video tersebut.

“Nggak
mirip Mas Aryo segala macam. Dulu saya lihat fotonya segala macam saya
nggak lihat mirip, tapi siapapun dalam video itu saya minta Kominfo
tegas,” ujarnya.

Sementara itu Aryo Djojohadikusumo belum bisa
dihubungi. Nomor selulernya tak bisa ditelepon. Sementara SMS dan pesan
WhatsApp yang dikirim belum berbalas.
(rna/iy/detik)



Komentar