oleh

HMI Cabang Pamekasan Gruduk Aksi ke Mapolres Pamekasan, Polisi Represif

-Berita-220 Dilihat
Masa Aksi HMI Cabang Pamekasan
PAMEKESAN-JATIM, SriwijayaAktual.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Cabang Pamekasan menggelar aksi unjuk rasa ke Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81, Provinsi Jawa Timur (Jatim) Selasa
(17/1/2017).

Aksi tersebut dilakukan mahasiswa karena tindakan
represif oknum aparat saat mengawal demonstrasi penolakan Peraturan
Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan
Pajak (PNBP) di Gedung DPRD Pamekasan, Kamis (12/1/2017) lalu.

Sebab
pada aksi tersebut, massa dan petugas keamanaan terlibat bentrok dan
mengakibatka peserta aksi mendapatkan perawatan. “Aksi ini kita lakukan
karena tindakan represif dan kesewenang-wenangan oknum polisi,” kata
salah satu orator aksi Chairul Umam.

Baca Ini; Pak Jokowi, Tolong Jangan ‘Bercanda’!

Pihaknya juga menilai pemukulan
terhadap aktivis di organisasi yang dipimpinnya, sangat tidak pantas
dilakukan oleh aparat kepolisian yang seharusnya mengayomi dan melayani
masyarakat. Sehingga pihaknya menuntut oknum petugas di sanksi sesuai
regulasi dan aturan yang berlaku.

“Tindakan oknum polisi itu
jelas mencoreng kehormatan, marwah dan martabat institusi Polri.
Khususnya di jajaran Polres Pamekasan,” Tegas Chairul umam pemuda yang juga menjabat
sebagai Ketua Umum HMI Cabang  Pamekasan.

Baca Juga Ini; Presiden RI Jokowi Masih Tunggu DPR Soal Presidential Treshold

Sementara Kapolres Pamekasan
AKBP Nowo Hadi Nugroho menyampaikan untuk segera menindak lanjuti
tuntunan massa. “Terima kasih kepada rekan-rekan HMI Pamekasan, mengenai
tuntutan itu akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,”
ungkapnya.

“Sebagai pimpinan di Polres Pamekasan, kami meminta
maaf atas kejadian kekhilafan yang dilakukan oleh anggota kami. Untuk
persoalan ini kami siap melaksanakan proses hukum,” pungkasnya. [*]

Sumber, Beritajatim

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya