oleh

Indonesia Berencana Terjun ke Teknologi Antariksa

-Berita-24 views
loading...
Antariksa/Ilustrasi
Pemerintah Akan Membangun Sebuah Bandara Antariksa di Pulau Biak, Papua.

SriwijayaAktual.com – Kepala LAPAN (Lembaga Penerbangan dan
Antariksa Nasional) Thomas Djamaluddin mengutarakan rencana besar
pemerintah Indonesia terkait bisnis komersial antariksa. Rencananya,
pemerintah akan membangun sebuah handar atau bandara antariksa di Pulau Biak, Papua.

Pulau Biak dipilih karena lokasinya berada sangat dekat dengan garis
khatulistiwa sehingga memudahkan peluncuran roket pembawa satelit.
Posisinya yang berada sangat dekat dengan tengah belahan bumi tersebut
juga membuat peluncuran roket menjadi lebih efisien dan murah.

Menurut Kepala LAPAN, program antariksa merupakan program yang tepat
untuk menyambut 100 tahun Indonesia Merdeka. Sebagai sebuah negara
besar, Indonesia harus punya kemampuan untuk penelitian dan penerbangan
antariksa.”Katanya, Kamis  (7/11/2019) saat dikonfirmasi wartawan

Bagi masyarakat sendiri, Thomas menyebutkan, program antariksa yang
dicita-citakan LAPAN merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan
ilmu pengetahuan antariksa dan sains pada masyarakat luas. Seperti
diketahui, tema seputar UFO, alien, dan bumi datar merupakan isu yang
sangat menarik perhatian banyak orang, dan perlu ditemukan jawaban
ilmiah terkait hal tersebut.

Selain bandar antariksa, LAPAN berpendapat, Indonesia pun harus sudah
bisa membuat satelit sendiri, membuat roket peluncurnya sendiri, dan
meluncurkan dari bumi Indonesia sendiri. Saat ini, teknologi antariksa
memang sangat mahal, namun demikian berpotensi menghadirkan manfaat yang
jauh lebih besar dibandingkan dengan biaya yang keluarkan.

Jika Anda ingat, Thomas menambahkan, presiden Soekarno pernah menyatakan
bahwa: bila Indonesia ingin sejajar dengan negara-negara maju,
setidaknya ada dua bidang keilmuan yang harus dikuasai.

Pertama adalah bidang ilmu atom, dan kedua, adalah ilmu antariksa. Dan
antariksa sendiri, dianggap menawarkan nilai komerisal serta
menguntungkan sebagai bisnis saat pihak swasta mulai masuk. Contoh yang
paling nyata adalah program spaceX.

Di sisi lain, perkembangan teknologi penerbangan dan antariksa terus
berubah sangat cepat dan menghasilkan banyak industri baru (start-up).
Teknologi penerbagan telah menjadi kebutuhan manusia yang terus tumbuh
dengan tuntutan perkembangan zaman.

Tuntutan pengguna akan hilirisasi hasil litbang keantariksaan menjadi
target utama di rencana strategis 5 tahunan berikutnya antara tahun
2020-2024. Percepatan hilirisasi produk LAPAN ini dibantu oleh lahirnya
industri baru (start-up) yang harus dibangun dan dibina oleh LAPAN.
Dengan pertumbuhan start-up keantariksaan, diharapkan bisa mendukung
perkembangan sektor pembangunan nasional yang akhirnya berdampak pada
peningkatan kekuatan ekonomi nasional. [teknoreview.net/*]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed