oleh

Ingin Hamil, Ratusan Wanita ini Malah Tertipu Dukun…

Ilustrasi
CONAKRY-GUINEA, SriwijayaAktual.com – Kepolisian Guinea di Afrika Barat, mengatakan telah menangkap seorang dukun yang menipu ratusan perempuan seakan mereka hamil.

Dukun
yang bernama N’na Fanta Camara itu memberikan ramuan yang terdiri dari
berbagai campuran dedaunan, herbal, dan obat-obatan lainnya kepada para
pasien perempuan yang menyebabkan perut mereka membuncit dan terlihat
seperti orang hamil.

loading...

Para pasiennya dikenakan biaya sebesar Rp400
ribu, padahal penghasilan rata-rata penduduk di Guinea adalah sekitar
Rp650 ribu per bulan.

Polisi yakin dukun Camara ini meraup
keuntungan jutaan rupiah dalam sebulan dengan penipuan ini, meski ia
mengatakan hanya berusaha untuk membantu.
Pada hari Selasa
(16/1/2018), lebih dari 200 perempuan berunjuk rasa di luar kantor polisi di
ibukota Guinea, Conakry, tempat Camara ditahan.
Lebih dari 700 perempuan berusia 17 sampai 45 tahun diyakini terdampak oleh praktik ‘pengobatan’ kehamilan ala Nyonya Camara.
“Sudah
sejak setahun lalu kami mengunjungi dukun itu pertama kalinya,” ujar
salah seorang pengunjuk rasa kepada wartawan BBC, Alhassan Sillah di
Conakry.
“Dalam kunjungan pertama kami, ia memberi kami berbagai
obat yang terbuat dari daun-daun dan rempah-rempah yang membuat kami
muntah. Ia meyakinkan kami bahwa ini baik untuk kami. Seiring dengan
dikonsumsinya obat-obatan ini, perut kami mulai membuncit.
“Setelah
beberapa saat, kami mendatanginya lagi, ia memeriksa kami hanya dengan
menyentuh perut kami dan ia menyatakan bahwa kami hamil.”
Para
perempuan itu menambahkan bahwa Nyonya Camara menyuruh mereka untuk
tidak pergi ke dokter. Dan, begitu ia menyatakan bahwa mereka hamil,
mereka diharapkan memberinya seekor ayam dan kain sebagai ucapan terima
kasih.
Beberapa perempuan dilaporkan seperti terlihat hamil selama 12 sampai 16 bulan.
Seorang
dokter polisi telah memeriksa 47 perempuan yang terkena dampak dan
mengatakan mereka berisiko terkena komplikasi jangka panjang akibat
pengobatan tersebut.
Namun Nyonya Camara, bersikeras ia tidak melakukan sesuatu yang salah.
“Saya
bekerja sangat keras untuk membantu (perempuan-perempuan ini) untuk
mewujudkan impian mereka, namun sisanya ada di tangan Tuhan,” katanya
kepada wartawan di Conakry.
Pengadilan dijadwalkan segera menyidangkannya dengan dakwaan membahayakan nyawa banyak orang melalui cara-cara yang tidak benar. [bbc/lat] 

loading...
Spesial Untuk Mu :  Sorban Merah Putih untuk Ketua MUI Kota Cimahi, ada Apa dan Kenapa ya?

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya