oleh

Ini 16 Petitum Prabowo-Sandi di Sidang MK

loading...
JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Tim kuasa hukum Prabowo Subianto –
Sandiaga Uno telah selesai menyampaikan materi permohonan dalam sidang
sengketa Pilpres 2019 di ruang sidang utama Mahkamah Konstitusi, Jalan
Medan Merdeka Barat, Jumat (14/6/2019).

Dalam gugatannya mereka mengajukan 16 poin petitum alias permohonan yang
diajukan oleh Tim Hukum Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo –
Sandiaga.
Ketua tim hukum Prabowo – Sandiaga, Bambang Widjojanto, menutup paparan permohonan mereka dengan petitum sebagai berikut:

1. Mengabulkan Permohonan Pemohon Seluruhnya;

2. Menyatakan batal dan tidak sah Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor
987/PL.01.08-KPT/06/KPU/V/2019 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum
Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPRD, DPD, DPRD Provinsi,
Kabupaten/Kota Secara Nasional Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 dan
Berita Acara KPU RI Nomor 135/PL.01.8-BA/06/KPU/V/2019 tentang
Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Nasional dan
Penetapan Hasil Pemilihan Umum Tahun 2019, sepanjang terkait dengan
hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2019.

3. Menyatakan perolehan suara yang benar adalah sebagai berikut: Jokowi –
Maruf Amin, 63.573.169 (48%); Prabowo Subianto –Sandiaga Salahuddin Uno
68.650.239 (52%). Jumlah 132.223.408.

4. Menyatakan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01
Jokowi – Maruf Amin terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan
pelanggaran dan kecurangan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019
secara Terstruktur, Sistematis dan Masif;

5. Membatalkan (mendiskualifikasi) Pasangan Calon Presiden dan Wakil
Nomor Urut 01 Jokowi – Maruf Amin sebagai Peserta Pemilihan Umum
Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019;

6. Menetapkan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor
Urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Presiden dan
Wakil Presiden terpilih periode tahun 2019 – 2024;

7. Memerintahkan kepada Termohon untuk seketika mengeluarkan surat
keputusan tentang penetapan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno
sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih periode tahun 2019 – 2024;

Atau,

1. Menyatakan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01
Jokowi – Maruf Amin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan
pelanggaran dan kecurangan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019
melalui penggelembungan dan pencurian suara secara Terstruktur,
Sistematis dan Masif;

2. Menetapkan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor
Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Presiden
dan Wakil Presiden terpilih periode tahun 2019-2024;

3. Memerintahkan kepada Termohon untuk seketika untuk mengeluarkan surat
keputusan tentang penetapan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin
Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode tahun
2019-2024;

4. Memerintahkan Termohon untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang
secara jujur dan adil di seluruh wilayah Indonesia, sebagaimana
diamanatkan dalam Pasal 22E ayat (1) UUD Negara RI Tahun 1945.

Atau,

1. Memerintahkan Termohon untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang
secara jujur dan adil di sebagian provinsi di Indonesia, yaitu
setidaknya di provinsi: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DKI
Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah,
Sulawesi Selatan, Papua, dan Kalimantan Tengah, agar dilaksanakan sesuai
amanat yang tersebut di dalam Pasal 22E ayat (1) UUD Negara RI Tahun
1945.

2. Memerintahkan kepada lembaga negara yang berwenang untuk melakukan
pemberhentian seluruh komisioner dan melakukan rekruitmen baru untuk
mengisi jabatan komisioner KPU;

3. Memerintahkan KPU untuk melakukan penetapan pemilih berdasarkan
Daftar Pemilih Tetap yang dapat dipertanggungjawabkan dengan melibatkan
pihak yang berkepentingan dan berwenang;

4. Memerintahkan KPU untuk melakukan Audit terhadap Sistem Informasi
Penghitungan Suara, khususnya namun tidak terbatas pada Situng.

5. Apabila Mahkamah berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono). [**]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed