Pasang Iklan Murah disini
Berita  

ini! Alasan Adanya Pemotongan Gaji PNS, Sebesar Berapa dan Untuk Apa ya?

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Kementerian Agama mewacanakan adanya pemotongan gaji PNS untuk
membayar zakat sebesar 2,5 persen setiap tahunnya. Nantinya, dana yang
terkumpul dimaksudkan untuk kepentingan masyarakat umum seperti masalah
sosial, ekonomi dan pembangunan fasilitas umum.
Menteri Agama,
Lukman Hakim Saifuddin membantah, penggunaan dana zakat Aparatur Sipil
Negara (ASN) atau PNS menghilangkan kewajiban pemerintah melayani
masyarakat. Menurutnya, dana APBD dan APBN yang ada saat ini belum
memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat di berbagai bidang.
“Dana dari APBD dan APBN masih belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan
masyarakat di berbagai bidang,” ujar Lukman di Kementerian Agama,
Jakarta, Rabu (7/2/2018).
Oleh karena itu, Kementerian Agama melihat potensi dana zakat yang begitu besar untuk dikelola dan disalurkan ke masyarakat.
Menteri Agama,
Lukman Hakim Saifuddin. [dok]
Ia
pun menambahkan, untuk saat ini pihak Kementerian Agama lebih
mengutamakan terlebih dahulu pihak PNS. Namun tidak menutup kemungkinan
nantinya kepada pihak lain.
“Kami prioritas ASN dulu yang relatif
mudah ditangani dan kelola. Tentu nanti kalau ini berjalan baik bisa
kepada komunitas dan lingkungan lain,” katanya.
Lebih lanjut,
Lukman menuturkan, aturan mengenai pemotongan gaji PNS untuk zakat bukan
hal yang baru. Sebelumnya, katanya, ada Pemprov dan Pemda yang sudah
menerapkan. Bahkan, Kementerian Agama juga sudah menerapkannya.

Baca Juga ini: Mengungkap! Kenapa Presiden Jokowi Sering Jadi Sasaran Petisi Online Rakyat Indonesia, ini Alasanya…

“Sebenarnya
ini bukan barang baru. Jadi ada Pemprov dan Pemkot sudah menerapkan ini
kepada ASN di daerah. Beberapa kementerian dan lembaga juga sudah
menerapkan. Hanya selama ini kami nilai belum terintegrasi dalam sebuah
sistem yang transparan dan terkelola dengan baik,” Tandasnya. [viva]
Spesial Untuk Mu :  Prof Salim Said Sebut Omnya Luhut Terlibat Gestapu ?