oleh

Ini …Alasan PDIP Pilih Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta 2017

-Berita-168 Dilihat
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.
JAKARTA, SriwijayaAktuaal.com  PDI Perjuangan akhirnya menetapkan
pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menjadi calon
gubernur dan wakil gubernur dalam Pemilihan kepala daerah serentak pada
Februari 2017.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, ada
empat pertimbangan mengapa PDIP memilih pasangan petahana tersebut
menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur.

Pertama, Ahok panggilan akrab Basuki merupakan petahana yang telah
diusung  PDIP pada pilkada 2012 bersama Jokowi. Atas kondisi tersebut
PDIP berharap Ahok dapat meneruskan tugas-tugas yang telah mereka usung
sebelumnya.
Kedua, berdasarkan ideologi kedua pasangan berkomitmen akan
menjalankan Tri Sakti, mengamalkan Pancasila, mengusung persatuan
Indonesia dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga
ini menjadi keputusan final partai.
Ketiga, dalam pandangan PDIP, pasangan Ahok-Djarot dinilai dapat
bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan dapat melanjutkan program Nawa
Cita yang diusung partai.
Keempat, PDIP berpandangan, pasangan ini mampu meneruskan Jakarta
Baru yang sebelumnya diusung Jokowi. Selain itu, partai juga melihat
survei masih menunjukkan kepuasan terhadap kinerja Ahok dalam satu tahun
terakhir.
Berita Terkait; Koordinator GIB Sebut, PDIP Dukung Ahok Diduga Karena Megawati Tersandera Kasus Skandal BLBI
“Atas dasar-dasar pertimbangan tersebut, PDIP akan menyatu guna
mengamankan kemenangan pasangan Ahok dan Djarot pada Pilkada 2017,”
tegas Hasto, di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016). (Red/Viva)

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya