oleh

Jika Isu Referendum Papua jadi Agenda PBB, Sebaiknya Jokowi Nyatakan Berhenti sebagai Presiden RI

-Berita-278 Dilihat
Ilustrasi

SriwijayaAktual.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai
Amanat Nasional (PAN), Amien Rais mengingatkan Presiden Joko Widodo agar
berhati-hati dengan isu referendum Papua. Pasalnya, kata dia, Gerakan
Pembebasan untuk Papua Barat sudah mengagendakan wacana tersebut untuk
disidangkan di Mejelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal itu
disampaikan Amien dalam sambutannya di Milad ke-21 PAN di Kolong Tol
Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (23/8/2019).

“Pesan saya kepada Pak Jokowi, lihat United Liberation Movement for West
Papua, Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat, sudah mengagendakan agar
referendum disidangkan untuk Majelis Umum yang akan datang, Desember
tahun ini. Jadi hati-hati, jangan anggap remeh,” kata  Amien, dikutip
dari gatra.com.

Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), MS
Kabanmengatakan, apabila isu referendum Papua menjadi agenda PBB, maka
sebaiknya Jokowi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Presiden
Republik Indonesia.

Menurut Mantan Menteri Kehutanan periode 2004-2009 itu, Papua bagian dari NKRI sudah final dan tidak ada tawarannya lagi.

“Presiden Jokowi sebaiknya menyatakan berhenti sebagai Presiden RI jika
issu refrendum PapuaNKRI menjadi agenda Perserikatan Bangsa Bangsa.
Papua NKRI final. Ingin Republik Indonesia Anti Neokolinial. IRIAN,”
tulis MS melalui akun twitter @hmskaban, Minggu (25/8/2019).

[*]

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya