oleh

Kebiasaan-Kebiasaan Sepele Ini Bikin Otakmu ‘Jongkok’

-Berita-25 views
loading...
Ilustrasi

SriwijayaAktual.com  –   Otak terus mengalami perkembangan. Bagus atau tidaknya perkembangan
otak tergantung dari gaya hidup dan kebiasaan kita. Jika kita punya gaya
hidup sehat, kinerja otak pun akan semakin bagus, begitupun sebaliknya.
Berikut
ini ada beberapa kebiasaan yang suka dianggap sepele, tapi ternyata
dapat membuat otakmu jongkok atau jadi kerdil. Maksudnya kinerja otak kamu jadi
kurang cerdas dan lambat dalam memproses segala sesatu.
1. Jarang sarapan
Jangan anggap sepele sarapan di pagi hari.
Sarapan bisa memberikan asupan energi untuk tubuh, termasuk otak agar
bisa bekerja secara optimal. Jika kita melewatkan sarapan, itu sama saja
dengan memaksa otak bekerja tanpa memberinya bahan bakar.
Dalam
sebuah studi menunjukkan bahwa anak yang melakukan sarapan secara rutin
memiliki nilai yang lebih baik di sekolah dibandingkan dengan anak yang
tidak sarapan. Tidak sarapan bisa menurunkan glukosa darah yang
selanjutnya berdampak negatif pada fungsi otak.
2. Kurang minum air
Menurut
penelitian, hampir 70-80% otak manusia terdiri dari air. Air ini
berperan pentinng untuk mengirimkan zat penting ke otak. Otak akan
bekerja optimal bila tidak kekurangan air. Namun jika Anda kurang minum
air, jangan heran bila Anda sulit berpikir.
3. Kadar gula dalam tubuh tinggi
Kekurangan gula buruk untuk
perkembangan otak, namun terlalu banyak gula juga sama-sama buruk.
Menurut penelitian, mengkonsumsi gula dalam jumlah yang banyak dapat
mempengaruhi bagian neurotropik pada otak yang bertanggung jawab untuk
memproduksi neuron. Bagian otak ini berfungsi untuk menyimpan ingatan
jangka panjang dan proses pembelajaran.
4. Jarang berkomunikasi
Dalam
sebuah studi yang dilakukan di Universitas Michigan menunjukkan
setidaknya melakukan komunikasi selama 10 menit per hari dapat
meningkatkan kemampuan mentalmu. Itu artinya, jika Anda jarang
berkomunikasi, kemampuan mentalmu akan semakin berkurang. [*]

Baca Juga: nah!! Ilmuwan Memasukkan Gen Otak Manusia ke Kera

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed