oleh

Kecewa Partainya Usung Ahok, Akar Rumput PDIP Siap Keluar

-Berita-176 Dilihat
Ahok – Mega (Net/Ilust).
JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Kader PDIP di basis akar rumput sangat kecewa dengan
keputusan partainya untuk mengusung Basuki Tjahaja Purnama dalam
Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
Jones Naibaho yang merupakan bagian dari basis akar rumput PDIP itu
bahkan akan mencabut seluruh dukungan yang selama ini diberikan kepada
PDIP.
Menurut Jones, dukungan yang diberikan PDIP melalui Ketua Umum
Megawati Soekarnoputri kepada Ahok adalah tindakan pengkhianatan
terhadap aspirasi basis akar rumput.
“Kami akan tetap berkomitmen untuk menolak Ahok menjadi gubernur dan
kami siap untuk melawan keputusan (partai) dan keluar dari partai demi
prinsip dan komitmen tersebut,” tegas Jones, Selasa (20/9/2016).
Jones yang juga sebagai Ketua RW 09 Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara
itu menjelaskan, sejak awal dia dan masyarakat di sekitarnya berharap
agar PDIP tidak mengeluarkan rekomendasi kepada Ahok. Mereka
menginginkan pemimpin alternatif selain Ahok yang mampu menjadikan
Jakarta lebih baik dan tidak seperti sekarang ini.
“Mendukung Ahok berarti telah menghianati suara kami sebagai
pendukung dan basis setia PDIP, untuk itu demi menguatkan tekad dan
komitmen, hari ini kami mengkonsolidasikan dan membulatkan diri untuk
menolak Ahok dan segera mencari pemimpin alternatif yang pro-wong cilik untuk memimpin Jakarta,” jelas dia.
Berita Terkait; Aksi Solidaritas Warga Korban Keganasan Ahok, Tolak Ahok Jadi Gubernur DKI, ‘Warga Bubuhkan Cap Jempol Darah’
Sementara, Ketua RT 04, Guji Baru, Deni Aryanto juga merasa masa
depan Jakarta saat ini telah lari semakin menjauh dari cita-cita luhur
yang pro-wong cilik, berbasis pelayanan, dan partisipasi warga. Kenyataan itu semakin dipertegas dengan sikap politik PDIP mendukung Ahok.
Deni menganggap, dengan mengusung Ahok, PDIP telah mengkhianati
jutaan mimpi rakyat miskin yang terancam hidupnya. Program penggusuran
yang dicanangkan oleh Ahok selama menjabat gubernur dua tahun terakhir
sudah sangat menyiksa warga. (andi.kb)

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya