oleh

Kode Batu bertulis 1887 di Sumbar Diduga Terkait Sejarah Keberadaan Kekayaan Perut Bumi Di Negeri Tercinta Kita ini

-Berita-248 Dilihat
Batu bertulis 1887 di Sumbar. ©2017 Merdeka.com

LIMAPULUH KOTA-SUMBAR, SriwijayaAktual.com – Tulisan pada sebuah bongkahan batu besar di pedalaman Nagari Galugua,
Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi  Sumatera Barat (Sumbar) mencuri perhatian
warga. Ada yang menduga itu menjadi pertanda jejak bangsa asing yang
pernah menyingkap keberadaan kekayaan perut bumi di negeri ini.
Masyarakat sekitar mengaku tidak mengetahui siapa yang menulis dan
apa ada kaitan sejarah di balik penulisan tersebut. Meski sudah lama
petani menemukan batu bertulis, namun tak pernah tahu kisah di balik
tahun yang tertera pada batu itu.
Warga yang tinggal di daerah yang berbatasan langsung dengan
Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau ini, mengemukakan berbagai pendapat.
Bahkan ada yang menduga sebagai jejak peninggalan bangsa asing untuk
mengenali daerah pemilik kekayaan alam di perut bumi.
Berdasarkan nama salah satu jorong di perkampungan yang belum
tersentuh aliran listrik tersebut juga mengarah pada salah satu jenis
kekayaan alam. Jorong Mongan, menurut warga mengarah pada Mangan yang
terkandung dalam perut bumi.
“Berada di tengah hutan dan perkebunan gambir milik warga setempat,
tulisan pada batu yang diukir menggunakan benda keras tersebut
menimbulkan tanda tanya besar. Sepertinya perlu juga menjadi bahan
penelitian untuk menggali kisah di balik tulisan ini,” ungkap Camat
Kapur IX, Andri Yasmen saat menelusuri Galugua, Kamis(30/11/2017) lalu.
Bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan Kapur IX, Andri Yasmen tertarik
dengan tulisan di batu itu. “Tentunya kita tidak bisa mengetahui apa
sejarah di baliknya, tanpa ada penelitian dari ahli di bidangnya,”
terang Andri Yasmen bersama Wakapolsek Kapur IX, Iptu Muchri Sawir,
kemarin.
Sebab, bisa saja seseorang iseng menulisnya dan memundurkan tahunnya.
Tertulis pada batu 9 Mei 1887 dengan coretan lain di bawahnya. Namun
coretan lain tersebut sulit untuk dibaca. [noe/mrdka]

Komentar