oleh

Komik Gay Muslim di Indonesia Jadi Sorotan Media Asing

-Berita-255 Dilihat
Instagram mengaku tidak terkait penghapusan akun yang mengunggah gambar gay muslim di Indonesia
|
AP Photo

SriwijayaAktual.com – Akun Instagram yang mengunggah komik berisi perjuangan gay Muslim di Indonesia telah hilang dari situs jejaring sosial itu setelah otoritas menganggapnya sebagai pornografi.
Otoritas Indonesia juga mengancam memblokir Instagram.
Kasus ini pun menjadi sorotan media asing, termasuk kantor berita
Reuters dan Al Jazeera. Kementerian Komunikasi RI menyatakan Instagram telah menutup akun dengan nama @Alpantuni itu pada Rabu (13/2/2019) atas permintaan pemerintah karena melanggar regulasi konten.
Namun Instagram menyatakan pihaknya tidak terkait dengan penutupan akun Instagram
tersebut. “Ada sejumlah alasan lain mengapa satu akun mungkin tak lagi
bisa diakses, termasuk, misalnya jika pemilik akun menghapus akun itu,
menghentikan aktivitas akun atau mengubah nama pengguna akun,” papar
juru bicara Instagram pada kantor berita Reuters.
Komik-komik dalam akun itu menggambarkan karakter yang mengalami diskriminasi dan pelecehan yang semakin sering terjadi di Indonesia
sejak akhir 2015 saat sejumlah politisi dan tokoh mulai mengkampanyekan
lesbian, gay, biseksual, dan transgender sebagai ancaman bagi bangsa.
Menteri Komunikasi Rudiantara sebelumnya memperingatkan Instagram dapat diblokir di Indonesia jika akun itu tidak dihapus.
“Material yang mempromosikan LGBT melawan aturan kesehatan, aturan agama dan norma budaya. Ini tidak sesuai dengan Indonesia,” tutur Rudiantara pada CNN Indonesia, dilansir dari Al Jazeera.
Akun dengan nama yang sama di Facebook juga tidak lagi dapat diakses.
Akun Instagram yang kini dihapus itu memiliki sekitar 6.000 follower. Akun itu merilis puluhan posting menggambarkan seorang pria Muslim gay bernama Alpantuni yang berbicara tentang diskriminasi dan kehidupannya dalam keluarga konservatif.
“Keluarga saya sangat relijius. Saya salat lima kali sehari, tapi saya
memiliki rahasia,” papar karakter itu di salah satu komik sebelum
dihapus.
“Saya sangat taat di depan orang lain, tapi secara pribadi, saya homo,” tutur karakter itu.
Kecaman terhadap komunitas LGBT semakin meningkat dan hubungan sesama seks dianggap sesuatu yang tabu.
Gambar komik itu pun memicu debat online dengan beberapa kelompok
konservatif menganggapnya tidak bermoral. “Tolong hapus akun ini dan
tempatkan orang yang membuatnya di penjara. Ini tidak senonoh,” tulis
seorang pengguna Instagram.  [*]

Komentar