Kominfo Luncurkan Uang Elektronik, Lebih Praktis Yang Bisa Bayar Semuanya

Berita58 Dilihat

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Mulai besok, pada Selasa 31 Oktober 2017, pemerintah melalui
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mewajibkan pembayaran secara elektronik
bagi setiap kendaraan yang menggunakan seluruh ruas tol di Indonesia.
Berdasarkan data BPJT Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR), hingga 25 Oktober 2017, penerapan transaksi non tunai di gerbang
jalan tol sudah mencapai 91 persen.
Untuk mendukung program pembayaran elektronik di pintu tol tersebut
sekaligus mengkampanyekan penggunaan uang elektronik menuju cashless
society, pada hari ini Senin (30/10/2017), Kementerian Komunikasi dan
Informatika meluncurkan UANG ELEKTRONIK KOMINFO. Pada tahap pertama,
telah disiapkan 500 UANG ELEKTRONIK Kominfo yang dibagikan kepada
seluruh peserta upacara bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89 di
Lingkungan Kementerian Kominfo. Uang Elektronik Kominfo edisi Perdana
ini bertajuk Palapa Ring.
Peluncuran uang elektronik ini sebagai sinergitas program
antarkementerian/lembaga di pemerintah yang harus saling mendukung.
Kementerian Kominfo sangat mendukung pengguaan uang elektronik baik
untuk jalan tol maupun pelayanan public lainnya.
“Saat ini dibagikan 500 kartu uang elektronik dalam rangka mendukung
pemakaian uang elektronik untuk bayar toll, KRL dan berbagai pelayanan
kepada publik. Ini menunjukkan kita semua mendukung program di
kementerian/lembaga secara bersama. Kita mendukung program pemerintah
tanpa ego sektoral. Peluncuran uang elekrronik Kementerian kominfo edisi
perdana ini bertajuk Palapa Ring. Hendaknya kita semua saling
mendukung, juga hal ini perlu diterapkan di Internal Kominfo di antara
Satker harus saling mendukung dan bersinergi” Tegas Rudiantara.
Untuk menyambut kebutuhan masa depan tentu juga dibarengi dengan
kemampuan SDM. “Dari sisi pengembangan SDM juga jangan hanya untuk
memenuhi admisnistrasi saja. akan tetapi perlu pengembangan SDM yang
dibutuhkan untuk kini dan ke depan” Jelasnya Rudiantara. [abadikini] 

Spesial Untuk Mu :  Puluhan BUMN Merugi Triliun'an di Triwulan Pertama Tahun 2017

Komentar