oleh

Kreatif Luar Luara Biasa !!! Pompa ASI Otomatis Karya Mahasiswa Udinus, Portable Pumping Bra

-Berita-303 Dilihat
Portable Pumping Bra karya mahasiswa Udinus akan dipresentasikan di Pimnas ke-29
SEMARANG-JATENG, SriwijayaAktual.com – Pemberian ASI eksklusif kepada bayi usia 0-6 bulan masih sangat
rendah. Salah satu penyebabnya adalah karena kesibukan ibu, khususnya
para wanita karir. Kini, dengan alat pompa ASI portable karya mahasiswa
Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), para ibu bisa memberikan asupan
terhadap buah hatinya, tanpa mengganggu aktivitas mereka.
Realita inilah yang mengilhami lima mahasiswa Udinus, Rizki Nur
Wahyuni, R. Rizky Rihardja, M. Ilhami, Kurniawati Puji Lestari dan
Fitafa Maryuana untuk menciptakan terobosan baru dengan menciptakan
sebuah pompa ASI portable yang simpel dan tidak merepotkan bagi kaum
ibu. Pompa elektrik bernama Portable Pumping Bra ini sangat praktis dan
mudah dibawa ke mana saja.
“Selama ini, jika para ibu ingin memompa ASI-nya maka harus repot
untuk membuka baju dan persiapan lainnya. Tapi, jika alat ini sudah
dipasang di bra maka sudah tidak ribet lagi,” ungkap Kurniawati, Sabtu
(6/8/2016).
Pumping Bra ini terlihat sangat simpel, dengan beberapa komponen
dasar yaitu pompa, selang, botol susu, knop, mikrokontroller, mekanik,
dan tentunya bra. Mekanik yang digunakan adalah spon dan body silikon
untuk kenyamanan pemakaian. Mikrokontroller sendiri digunakan untuk
mengatur kecepatan pompa, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Secara ringkas tampilan Pumping Bra adalah spon dan body silikon
dipasang pada cup bra. Kontur silikon yang lentur tidak akan menyakiti
payudara saat dikenakan. Cup bra itu kemudian dipasangi selang yang
terhubung dengan botol susu. Satu Pumping Bra bisa menyedot ASI ke dalam
dua botol susu.
“Kecepatan pompa saat menyedot itu otomatis. Jadi kalau tekanan ASI
di payudara sudah berkurang maka kecepatan pompa juga menurun, karena
ada sensor,” imbuh Kurniawati.
Ia menambahkan bahwa bra didesain khusus dengan menggunakan
pengukuran antropometri. Pengukuran ini memungkinkan bentuk, bahan, dan
posisi bra akan nyaman dipakai. Pumping Bra sudah diujicobakan pada
sepuluh ibu menyusui di daerah Mijen Semarang. Sepuluh sample tersebut
merupakan warga binaan program LMKM (Langkah Menuju Kesuksesan Menyusui)
Kota Semarang.
Portable Pumping Bra ini diharapkan bisa menjadi solusi peningkatan
mutu ASI yang ergonomis. Selanjutnya Pumping Bra akan terus dikembangkan
agar bisa diproduksi sehingga bisa didistribusikan. Saat ini,
Kurniawati dkk tengah bersiap mempresentasikan Portable Pumping Bra
ciptaan mereka pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-29 di
Insitut Pertanian (IPB) Bogor, 8-11 Agustus 2016. (vit/MS/Adm).

Komentar