oleh

Menag Tertibkan Majelis Taklim, Warning! MUI: Pemerintah Hati-hati Umat Islam Mulai Kecewa Semua Dikekang

-Berita-19 views
loading...
JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI),
Anwar Abbas, merasa bingung dengan langkah-langkah yang diambil
pemerintah belakangan ini. Khususnya, langkah Menteri Agama Fachrul Razi
menerbitkan Peraturan Menag (Permenag) 29/2019 tentang Majelis Taklim.

Kewajiban majelis taklim terdaftar di Kemenag tertuang dalam pasal 6
ayat (1) PMA 29/2019 tentang Majelis Taklim. Ketentuan ini berbunyi,
Majelis Taklim sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 harus terdaftar pada
kantor Kementerian Agama

“Saya bingung melihat langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah
akhir-akhir ini. Kok, sepertinya semua aspek kehidupan dan aktivitas
dari masyarakat mau diatur dan akan dibiayai oleh pemerintah,” keluh
Anwar, malam tadi, Sabtu (30/11/2019).

Anwar menanyakan cara-cara itu, apakah baik untuk perkembangan suatu
masyarakat. Sebaliknya, dia khawatir justru kebijakan mantan wakil
panglima TNI itu akan memasung inovasi dan kreativitas masyarakat.

Anwar mengatakan pemerintah seolah-olah ingin mengatur setiap aspek
kehidupan masyarakat. Menurut Anwar, bisa jadi masyarakat khususnya umat
Islam kecewa karena merasa kebebasan mereka dikekang.

Dia meminta pemerintah bijaksana dalam membuat suatu kebijakan. Bagi
Anwar, tak semua permasalahan dapat diselesaikan lewat jalur hukum.
Cara dialogis dan persuasif serta mempergunakan metode pelibatan dan
partisipasi dari masyarakat dalam mewujudkan apa yang diinginkan oleh
pemerintah, menurut Anwar, jauh lebih ampuh dan berdampak lebih baik.

Terlepas dari itu, Anwar mengaku ingin citra pemerintah bagus di mata
masyarakat. Karena itu, dia berharap pemerintah bisa menempatkan dirinya
sebagai abdi masyarakat.

“Terus terang saya sangat menginginkan image dari masyarakat terhadap pemerintah itu hendaknya benar-benar baik,” tegasnya.

“Oleh karena itu sosok yang harus ditampilkan oleh pemerintah bukan
sebagai penguasa tapi sebagai abdi masyarakat agar rakyat dan masyarakat
luas bisa hidup dengan tenang aman dan damai,” tutupnya. [pojoksatu]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed